Skip to main content
Career Advice

Dapatkan Feedback Performa Kerja dengan 4 Langkah Berikut!

By Angitya Pangestika on March 3, 2018

Pada fase awal bekerja, kamu pasti hanya berfokus pada hal-hal umum seperti mengerjakan tugas yang diberikan, mencatat tanggal-tanggal penting untuk rapat, dan mengamati lingkungan sekitar.

Ketika hal-hal itu sudah menjadi bagian dari rutinitasmu, pasti ada suatu keinginan untuk mengetahui bagaimana performa kamu sejauh ini, apalagi jika kamu menginginkan pekerjaan ini sebagai karir jangka panjangmu. Kamu bisa menanyakan hasil kerjamu kepada orang lain, tetapi meminta pendapat dan evaluasi dari orang lain bukanlah hal yang mudah. Lalu bagaimana caranya untuk mendapatkan feedback yang jujur dari mereka? Simak langkah-langkah berikut untuk membantumu!

Pahami waktu yang tepat untuk menanyakan feedback

Untuk mendapatkan evaluasi dari orang-orang di sekitarmu, kamu harus bisa membaca situasi dengan baik. Ann Houlihan, CEO dari Golden Key Leadership, mengatakan, “kami memberi feedback kepada karyawan baru setelah dua hari bekerja.” Sementara itu beberapa perusahaan sudah menyediakan waktu untuk memberikan feedback bagi para karyawan, yaitu ketika review akhir tahun. Tetapi untuk menunggu hingga review akhir tahun akan ada banyak masalah yang harus kamu selesaikan; dan bila perusahaan tidak mengadakan review akhir tahun kamu bisa mencari waktu sendiri untuk bertanya.

Ketahui waktu yang tepat, dan tanyakan pada atasan bagaimana performa kerjamu
Menurut Jaime Petkanics, Founder dan Konsultan kerja di The Prepary, jika kesempatan (menanyakan feedback) itu tidak datang dengan sendirinya, meminta feedback sekali setiap satu quarter cukup membantu dan tidak terlalu berlebihan. Kesimpulannya, tidak ada patokan waktu untuk meminta feedback. Kamu bisa meminta feedback sebelum melakukan rapat atau presentasi tertentu atau saat hari-hari kerja biasa. Satu hal yang perlu diingat adalah jangan terlalu sering meminta feedback, karena terlalu sering meminta feedback akan membuatmu terlihat tidak kompeten.

Siapkan pertanyaan dengan baik

Untuk mendapatkan feedback yang jujur dan apa adanya, kamu perlu mempersiapkan pertanyaan dengan baik. Jangan hanya fokus pada hal-hal negatif, tanyakan juga hal positif apa yang telah kamu lakukan. Cobalah untuk memberikan pertanyaan secara seimbang. Usahakan pertanyaan fokus untuk kinerja di masa yang akan datang. Hindari pertanyaan singkat seperti “bagaimana kinerja saya?” karena pertanyaan itu hanya akan mengarah pada jawaban yang singkat pula seperti ‘cukup baik’ atau ‘baik’.

Susun dahulu pertanyaan yang akan kamu tanyakan, lalu kemukakan!
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa kamu tanyakan ketika meminta feedback seperti dikutip dari pernyataan Karin Hurt, penulis Overcoming An Imperfect Boss:

• Hal apa yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan kinerja tim?

• Dengan siapa saya harus bekerja sama?

• Perilaku saya yang mana yang menjadi perhatian Anda?

• Apa yang harus saya lakukan untuk dapat membantu menyukseskan projek selanjutnya?

Setelah mendapat jawaban, kamu bisa bertanya lebih dalam lagi agar kamu lebih paham. Contohnya ketika bosmu mengatakan bahwa kemampuan berkomunikasimu cukup baik, kamu bisa menanyakan komunikasi dalam hal apa yang sudah cukup baik atau bagaimana dengan komunikasi di bidang lain; dengan begitu, kamu akan mendapat penjelasan yang lebih mendalam.

Mintalah feedback lebih dari satu orang

Kamu tidak hanya bekerja dengan bosmu. Ada rekan kerja, ada klien, bahkan ada juga kompetitor di sekitarmu. Kamu juga bisa meminta feedback kepada mereka. Rekan kerja mungkin melihatmu sebagai seorang kompetitor, tetapi dengan begitu kamu akan memahami bagaimana cara menyikapinya. Mintalah pendapat mengenai performamu secara langsung kepada mereka. Dengarkan dengan baik setiap evaluasi yang diberikan kepadamu dan hindari bersikap defensive. Apapun yang mereka ungkapkan bisa kamu jadikan pelajaran untuk bisa lebih berkembang.

Mintalah feedback dari lebih dari satu orang untuk mengetahui persepsi rekan dengan sudut pandang yang berbeda
Kamu bisa juga meminta pendapat dari klien dan kompetitor ketika kamu bertemu mereka. Dari mereka kamu akan mendapatkan jawaban yang tidak hanya bermanfaat bagimu tapi juga bagi tim dan perusahaan. Hal ini karena klien dan kompetitor biasanya menilai dari sudut pandang yang umum. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan feedback.

Catat jawaban yang telah kamu dapatkan

Hal terakhir yang perlu kamu lakukan setelah mendapat feedback adalah mencatatnya. Catatan hasil feedback ini bisa kamu gunakan di masa yang akan datang untuk memperbaiki kinerjamu. Catatan ini adalah pedoman untuk me-review performa kerjamu selama ini.

Catat feedback dan jadikan sebagai acuan untuk memperbaiki diri
Selain catatan perbaikan performa kerja, kamu juga harus memiliki catatan feedback positif. Catatan ini dapat kamu gunakan untuk meningkatkan motivasi bekerja. Catatan ini juga berguna ketika kamu melakukan interview di masa mendatang atau ketika kamu ingin mengajukan promosi jabatan.

Langkah-langkah di atas akan memudahkanmu ketika kamu ingin mendapatkan evaluasi dari atasan, rekan kerja, dan klienmu. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, rasa penasaranmu pasti akan terjawab. Selamat mencoba!

 

Masih mencari informasi lowongan pekerjaan? Ayo bergabung bersama Kalibrr di sini dan daftar ke pekerjaan pertamamu sekarang!