Kalibrr

Blog

Everything you need to know about the Future of Work
Management

7 Manfaat Talent Analytics dan Cara Menggunakannya

December 2, 2019

Talent analytics adalah perangkat lunak yang mengumpulkan berbagai informasi tentang tenaga kerja dan karyawan potensial perusahaan pada saat ini. Memungkinkan perusahaan untuk memahami apa yang memotivasi para karyawan dan calon karyawan untuk bekerja dan tertarik bergabung dengan perusahaannya. Semua info ini penting untuk mengadopsi strategi yang meningkatkan kinerja dan produktivitas.

Terkadang, orang menyebut talent analytics sebagai workforce analytics, human capital analytics, or human resource analytics. Tetapi dalam pemahamannya, semua frasa ini memiliki arti yang sama.

Talent analytics memberikan nilai bagi operasi Sumber Daya Alam (SDM) di dalam organisasi dengan memberikan pengetahuan dan wawasan yang relevan ke dunia kerja.

Apa saja manfaat dari talent analytics?

Talent analytics bukanlah sebuah tren. Ini alasannya:

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, talent analytics membantu perusahaan untuk memahami karyawan mereka dengan baik. Misalnya, perangkat lunak jenis ini memiliki algoritma yang dapat mengidentifikasi karyawan Anda yang berkinerja lebih tinggi dan karyawan kurang produktif.

Talent analytics juga menunjukkan di mana para pekerja lebih terlibat dengan peran dan bisnis mereka. Perangkat lunak ini dapat menganalisis gaji di berbagai posisi dan memberikan rincian tentang retensi karyawan. Ini sangat penting jika seorang manajer memperhatikan bahwa mereka merekrut lebih banyak karyawan, tetapi tidak melihat dukungan yang diharapkan untuk dapat memberikan keuntungan yang menjadi goals perusahaan.

Tetapi, talent analytics memiliki lebih dari satu manfaat. Beberapa diantaranya adalah:

1.   Melacak metrik perekrutan

Talent analytics dapat digunakan untuk membantu manajer SDM melacak dan menganalisis metrik perekrutan mereka. Data tersebut dapat memberikan gagasan yang lebih baik tentang biaya perekrutan per karyawan, waktu rata-rata untuk menyewa, dan sumber perekrutan.

Melacak metrik ini dalam platform talent analytics membantu Anda mengoptimalkan proses rekrutmen dan memfokuskan sumber daya Anda di tempat yang paling dibutuhkan. Pada gilirannya, ini akan memberi Anda lebih banyak waktu untuk fokus pada sasaran bisnis yang lebih luas daripada membuang waktu untuk proses perekrutan yang tidak efektif.

Kalibrr adalah salah satu platform yang memiliki recruitment analytics, dimana Kalibrr menyediakan overview-job post performance, hiring speed, origins report, dan team productivity. Dengan ini, rekruter bisa melihat bagaimana perjalanan proses rekrutmen mereka mulai dari awal mengiklankan lowongan, hingga menemukan kandidat untuk di-hire. Bahkan, rekruter bisa pula melihat performa hiring team mereka selama proses rekrutmen berlangsung.

2.   Mengumpulkan feedback secara terus menerus

talent analytics

 

Dengan feedback yang berkelanjutan, talent analytics memungkinkan Anda untuk melihat karyawan yang ada dan menganalisis apakah karyawan tersebut memenuhi basis keterampilan yang dibutuhkan. Dari sana, Anda dapat mengidentifikasi kesenjangan keterampilan, dan menilai keberhasilan kinerja tim Anda.

Anda dapat meningkatkan hal ini dengan menggunakan analytics untuk membedakan karyawan mana saja yang:

Mendapatkan feedback secara terus menerus tentang karyawan akan memungkinkan Anda untuk bisa menyelaraskan tujuan karyawan dengan tujuan jangka panjang organisasi Anda.

3.   Menerapkan analisis prediktif

Terkadang, ‘analisis prediktif’ juga disebut sebagai analisis optimisasi. Ini memungkinkan perusahaan untuk menggabungkan wawasannya sehingga perusahaan dapat:

Perusahaan yang ingin berekspansi harus melihat keahlian mereka yang ada dan menilai apakah mereka memiliki basis keterampilan yang mereka butuhkan untuk berkembang. Dengan menggunakan analisis prediktif, manajer dapat membuat perkiraan untuk masa depan dan memprediksi keterampilan apa yang mereka cari dalam kandidat baru.

Analisis prediktif memberdayakan perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih baik di berbagai bidang, termasuk produktivitas, kebutuhkan perekrutan di masa depan, dan retensi karyawan. Misalnya, talent analytics dapat melihat tim marketing berkinerja rendah sehingga perusahaan dapat mengatasi mengapa angka mereka rendah dan selanjutnya, bagaimana mereka akan meningkatkannya.

4.   Meningkatkan tingkat retensi karyawan

talent analytics

 

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa analitik membantu karyawan. Dalam hal ini, manajer bisa melihat aspek budaya perusahaan yang dinikmati karyawan dan yang menurut mereka paling tidak dinikmati juga. Sebagian besar perusahaan memahami bahwa untuk mencapai target mereka, mereka membutuhkan tenaga kerja yang bahagia dan termotivasi untuk bekerja di perusahaan mereka.

Karyawan yang tidak puas tidak akan bekerja seproduktif karyawan yang merasa puas dan bahagia. Survey karyawan yang dirancang dengan baik dapat mengidentifikasi potensi masalah sebelum terlambat. Pastikan untuk mengambil tindakan atas segala feedback yang Anda terima dari karyawan.

Keterlibatan karyawan secara teratur dan dipikirkan dengan baik harus selalu menjadi bagian dari visi strategis perusahaan, dan analisis bakat dapat membantu mencapai hal ini. Mengapa? Ya, terutama karena ada data yang dapat disajikan kepada manajer. Bagaimanapun, angka-angka itu tidak bohong.

5.   Meningkatkan laba

Semua perusahaan menyukai keuntungan, dan talent analytics membantu mencapai hal ini dengan mengintegrasikan seluruh sektor-sistem keuangan, online training, program pengembangan, time management, dan lain-lain. Sebut saja, Anda dapat memasangkannya di samping perangkat lunak talent analytics Anda.

Talent analytics tools yang berguna akan membantu menganalisis apakah perusahaan mengelola produktivitas karyawannya untuk menghasilkan laba. Alat itu dapat melihat berapa bayaran untuk para karyawan dan membandingkannya dengan output yang diberikan oleh karyawan tersebut untuk perusahaan, apakah sudah sesuai atau belum.

6.   Menghemat waktu

Dengan menggunakan talent analytics, Anda tidak perlu lagi menebak-nebak permasalahan yang ada di perusahaan Anda dan mencari bagaimana cara untuk memperbaiki permasalahan tersebut, karena Anda akan langsung terhubung ke segala pengetahuan berbasis data tentang karyawan Anda.

Dengan mengoptimalkan penggunaan talent analytics, akan memungkinkan Anda untuk berkonsentrasi langsung pada apa yang benar-benar penting dan apa yang paling bermanfaat bagi perusahaan. Anda tidak akan kehilangan waktu untuk menempatkan uang dan usaha Anda untuk hal-hal yang tidak akan membantu meningkatkan produktivitas karyawan.

7.   Meningkatkan brand awareness

Branding yang kuat adalah kunci kesuksesan sebuah bisnis. Inilah yang bisa membuat sebuah perusahaan terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan para kompetitornya dan tentunya akan memberikan efek bagi karyawan juga calon karyawan yang ingin bekerja di perusahaan tersebut.

Sebuah perusahaan yang memiliki identitas jelas akan berada dalam posisi yang lebih kuat untuk menarik top talent untuk bergabung di perusahaan mereka. Terlebih lagi, kaum millennials dan gen Z di zaman sekarang ini dapat terbilang lebih mementingkan citra perusahaan yang terlihat sebelum akhirnya memutuskan untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Singkatnya, brand awareness perusahaan adalah wajah perusahaan di mata publik dan data analitik dapat melacak brand awareness suatu perusahaan. Misalnya, data analitik akan memberikan hasil untuk mengetahui berapa banyak orang yang mencari tahu tentang perusahaan tersebut, berapa banyak yang mengirimkan lamaran, apakah semakin popular atau justru menurun, dan siapa saja yang berinteraksi dengan akun-akun media sosial perusahaan seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Dengan data ini, perusahaan dapat dengan hati-hati menyesuaikan pesan, persepsi eksternal, dan visibilitas untuk menarik talenta terbaik. Misalnya, jika perusahaan mengalami perubahan signifikan pada proses manajemennya, itu akan membutuhkan data tambahan.

Kuncinya, perusahaan yang menggunakan analitiknya untuk menentukan bagaimana hal itu bisa menonjol dari perusahaan lain akan meraih dan mempertahankan karyawan yang lebih baik. Sederhana bukan?

Untuk meningkatkan brand awareness, akan dibutuhkan Employer Branding. Hal ini penting karena persepsi calon talenta terhadap perusahaan tergantung pada seberapa efektif aktivitas Employer Branding. Employer branding yang efektif dapat membentuk citra positif perusahaan. Temukan lebih lengkapnya mengenai Employer Branding dan bagaimana mengimplementasikannya dalam E-Book Kalibrr: Panduan Lengkap Implementasi Employer Branding.

 

Talent analytics tentunya akan membantu perusahaan untuk mengetahui hal-hal yang membuat karyawan merasa nyaman berada di perusahaan, dan hal-hal yang membuat calon karyawan tertarik untuk bergabung dengan perusahaan. Selain itu, ini juga akan sangat membantu dalam proses rekrutmen. Jadi, tunggu apalagi?

cta
Management

7 Manfaat Talent Analytics dan Cara Menggunakannya

December 2, 2019

Talent analytics adalah perangkat lunak yang mengumpulkan berbagai informasi tentang tenaga kerja dan karyawan potensial perusahaan pada saat ini. Memungkinkan perusahaan untuk memahami apa yang memotivasi para karyawan dan calon karyawan untuk bekerja dan tertarik bergabung dengan perusahaannya. Semua info ini penting untuk mengadopsi strategi yang meningkatkan kinerja dan produktivitas.

Terkadang, orang menyebut talent analytics sebagai workforce analytics, human capital analytics, or human resource analytics. Tetapi dalam pemahamannya, semua frasa ini memiliki arti yang sama.

Talent analytics memberikan nilai bagi operasi Sumber Daya Alam (SDM) di dalam organisasi dengan memberikan pengetahuan dan wawasan yang relevan ke dunia kerja.

Apa saja manfaat dari talent analytics?

Talent analytics bukanlah sebuah tren. Ini alasannya:

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, talent analytics membantu perusahaan untuk memahami karyawan mereka dengan baik. Misalnya, perangkat lunak jenis ini memiliki algoritma yang dapat mengidentifikasi karyawan Anda yang berkinerja lebih tinggi dan karyawan kurang produktif.

Talent analytics juga menunjukkan di mana para pekerja lebih terlibat dengan peran dan bisnis mereka. Perangkat lunak ini dapat menganalisis gaji di berbagai posisi dan memberikan rincian tentang retensi karyawan. Ini sangat penting jika seorang manajer memperhatikan bahwa mereka merekrut lebih banyak karyawan, tetapi tidak melihat dukungan yang diharapkan untuk dapat memberikan keuntungan yang menjadi goals perusahaan.

Tetapi, talent analytics memiliki lebih dari satu manfaat. Beberapa diantaranya adalah:

1.   Melacak metrik perekrutan

Talent analytics dapat digunakan untuk membantu manajer SDM melacak dan menganalisis metrik perekrutan mereka. Data tersebut dapat memberikan gagasan yang lebih baik tentang biaya perekrutan per karyawan, waktu rata-rata untuk menyewa, dan sumber perekrutan.

Melacak metrik ini dalam platform talent analytics membantu Anda mengoptimalkan proses rekrutmen dan memfokuskan sumber daya Anda di tempat yang paling dibutuhkan. Pada gilirannya, ini akan memberi Anda lebih banyak waktu untuk fokus pada sasaran bisnis yang lebih luas daripada membuang waktu untuk proses perekrutan yang tidak efektif.

Kalibrr adalah salah satu platform yang memiliki recruitment analytics, dimana Kalibrr menyediakan overview-job post performance, hiring speed, origins report, dan team productivity. Dengan ini, rekruter bisa melihat bagaimana perjalanan proses rekrutmen mereka mulai dari awal mengiklankan lowongan, hingga menemukan kandidat untuk di-hire. Bahkan, rekruter bisa pula melihat performa hiring team mereka selama proses rekrutmen berlangsung.

2.   Mengumpulkan feedback secara terus menerus

talent analytics

 

Dengan feedback yang berkelanjutan, talent analytics memungkinkan Anda untuk melihat karyawan yang ada dan menganalisis apakah karyawan tersebut memenuhi basis keterampilan yang dibutuhkan. Dari sana, Anda dapat mengidentifikasi kesenjangan keterampilan, dan menilai keberhasilan kinerja tim Anda.

Anda dapat meningkatkan hal ini dengan menggunakan analytics untuk membedakan karyawan mana saja yang:

Mendapatkan feedback secara terus menerus tentang karyawan akan memungkinkan Anda untuk bisa menyelaraskan tujuan karyawan dengan tujuan jangka panjang organisasi Anda.

3.   Menerapkan analisis prediktif

Terkadang, ‘analisis prediktif’ juga disebut sebagai analisis optimisasi. Ini memungkinkan perusahaan untuk menggabungkan wawasannya sehingga perusahaan dapat:

Perusahaan yang ingin berekspansi harus melihat keahlian mereka yang ada dan menilai apakah mereka memiliki basis keterampilan yang mereka butuhkan untuk berkembang. Dengan menggunakan analisis prediktif, manajer dapat membuat perkiraan untuk masa depan dan memprediksi keterampilan apa yang mereka cari dalam kandidat baru.

Analisis prediktif memberdayakan perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih baik di berbagai bidang, termasuk produktivitas, kebutuhkan perekrutan di masa depan, dan retensi karyawan. Misalnya, talent analytics dapat melihat tim marketing berkinerja rendah sehingga perusahaan dapat mengatasi mengapa angka mereka rendah dan selanjutnya, bagaimana mereka akan meningkatkannya.

4.   Meningkatkan tingkat retensi karyawan

talent analytics

 

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa analitik membantu karyawan. Dalam hal ini, manajer bisa melihat aspek budaya perusahaan yang dinikmati karyawan dan yang menurut mereka paling tidak dinikmati juga. Sebagian besar perusahaan memahami bahwa untuk mencapai target mereka, mereka membutuhkan tenaga kerja yang bahagia dan termotivasi untuk bekerja di perusahaan mereka.

Karyawan yang tidak puas tidak akan bekerja seproduktif karyawan yang merasa puas dan bahagia. Survey karyawan yang dirancang dengan baik dapat mengidentifikasi potensi masalah sebelum terlambat. Pastikan untuk mengambil tindakan atas segala feedback yang Anda terima dari karyawan.

Keterlibatan karyawan secara teratur dan dipikirkan dengan baik harus selalu menjadi bagian dari visi strategis perusahaan, dan analisis bakat dapat membantu mencapai hal ini. Mengapa? Ya, terutama karena ada data yang dapat disajikan kepada manajer. Bagaimanapun, angka-angka itu tidak bohong.

5.   Meningkatkan laba

Semua perusahaan menyukai keuntungan, dan talent analytics membantu mencapai hal ini dengan mengintegrasikan seluruh sektor-sistem keuangan, online training, program pengembangan, time management, dan lain-lain. Sebut saja, Anda dapat memasangkannya di samping perangkat lunak talent analytics Anda.

Talent analytics tools yang berguna akan membantu menganalisis apakah perusahaan mengelola produktivitas karyawannya untuk menghasilkan laba. Alat itu dapat melihat berapa bayaran untuk para karyawan dan membandingkannya dengan output yang diberikan oleh karyawan tersebut untuk perusahaan, apakah sudah sesuai atau belum.

6.   Menghemat waktu

Dengan menggunakan talent analytics, Anda tidak perlu lagi menebak-nebak permasalahan yang ada di perusahaan Anda dan mencari bagaimana cara untuk memperbaiki permasalahan tersebut, karena Anda akan langsung terhubung ke segala pengetahuan berbasis data tentang karyawan Anda.

Dengan mengoptimalkan penggunaan talent analytics, akan memungkinkan Anda untuk berkonsentrasi langsung pada apa yang benar-benar penting dan apa yang paling bermanfaat bagi perusahaan. Anda tidak akan kehilangan waktu untuk menempatkan uang dan usaha Anda untuk hal-hal yang tidak akan membantu meningkatkan produktivitas karyawan.

7.   Meningkatkan brand awareness

Branding yang kuat adalah kunci kesuksesan sebuah bisnis. Inilah yang bisa membuat sebuah perusahaan terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan para kompetitornya dan tentunya akan memberikan efek bagi karyawan juga calon karyawan yang ingin bekerja di perusahaan tersebut.

Sebuah perusahaan yang memiliki identitas jelas akan berada dalam posisi yang lebih kuat untuk menarik top talent untuk bergabung di perusahaan mereka. Terlebih lagi, kaum millennials dan gen Z di zaman sekarang ini dapat terbilang lebih mementingkan citra perusahaan yang terlihat sebelum akhirnya memutuskan untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Singkatnya, brand awareness perusahaan adalah wajah perusahaan di mata publik dan data analitik dapat melacak brand awareness suatu perusahaan. Misalnya, data analitik akan memberikan hasil untuk mengetahui berapa banyak orang yang mencari tahu tentang perusahaan tersebut, berapa banyak yang mengirimkan lamaran, apakah semakin popular atau justru menurun, dan siapa saja yang berinteraksi dengan akun-akun media sosial perusahaan seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Dengan data ini, perusahaan dapat dengan hati-hati menyesuaikan pesan, persepsi eksternal, dan visibilitas untuk menarik talenta terbaik. Misalnya, jika perusahaan mengalami perubahan signifikan pada proses manajemennya, itu akan membutuhkan data tambahan.

Kuncinya, perusahaan yang menggunakan analitiknya untuk menentukan bagaimana hal itu bisa menonjol dari perusahaan lain akan meraih dan mempertahankan karyawan yang lebih baik. Sederhana bukan?

Untuk meningkatkan brand awareness, akan dibutuhkan Employer Branding. Hal ini penting karena persepsi calon talenta terhadap perusahaan tergantung pada seberapa efektif aktivitas Employer Branding. Employer branding yang efektif dapat membentuk citra positif perusahaan. Temukan lebih lengkapnya mengenai Employer Branding dan bagaimana mengimplementasikannya dalam E-Book Kalibrr: Panduan Lengkap Implementasi Employer Branding.

 

Talent analytics tentunya akan membantu perusahaan untuk mengetahui hal-hal yang membuat karyawan merasa nyaman berada di perusahaan, dan hal-hal yang membuat calon karyawan tertarik untuk bergabung dengan perusahaan. Selain itu, ini juga akan sangat membantu dalam proses rekrutmen. Jadi, tunggu apalagi?

cta

Categories

Tags