Skip to main content
  • Six Common Bad Hires and What to Do About Them

    Six Common Bad Hires and What to Do About Them

    Bad hires are bad for business, and while some can be worked with to become the best fit they appeared to be during recruitment, others may turn out to be the wrong choices that we should be accountable for
  • 00 Candidate Ghosting.jpg

    Awas Kandidat Ghosting!

    Pernahkah Anda menghadapi kandidat yang mundur tanpa kabar dari proses seleksi? Atau bahkan menghilang setelah proses nego gaji dan tidak ada respon ketika dihubungi? Ini yang dinamakan kandidat ghosting! Fenomena ghosting di dunia rekrutmen saat ini bukan hal yang asing lagi. Bahkan, fenomena ini adalah salah satu tantangan rekrutmen ‘kekinian’ yang membawa kerugian bagi perusahaan secara biaya, effort, dan waktu.
  • 00 Revolusi Sistem Perekrutan.jpg

    Pentingnya Merevolusi Sistem Perekrutan Bagi Recruiter Penguasa Masa Depan

    Revolusi Recruitment 4.0 saat ini sedang berlangsung. Dengan bantuan teknologi, proses recruitment dapat ditingkatkan dalam setiap tahapannya tidak hanya membuat lebih cepat namun yang utama adalah menjadikannya lebih efektif yang mampu mengurangi bias dalam proses recruitment.
  • 02 Duet Maut Recruiter _ User.jpg

    Duet Maut Recruiter dan User, Bagaimana dan Mulai Darimana Sih?

    Banyak yang setuju bahwa sebagian besar iklan lowongan dibagikan oleh recruiter yang memang dibayar untuk melakukan pekerjaan ‘mencari jodoh’ sesuai dengan posisi yang dibutuhkan. Namun, apakah benar proses ini adalah tanggung jawab penuh recruiter sejak awal? Ternyata, peran user di awal juga sangat dibutuhkan untuk mensukseskan proses rekrutmen.
  • Eight Common Hiring Biases to Be Mindful Of

    Eight Common Hiring Biases to Be Mindful Of

    Hiring bias is what stands in the way most of building a truly diverse team of professionals, and unfortunately, we are ALL guilty of unconsciously having a bias or two
  • banner blog

    Sudah Siapkah Recruiter dan Job Seeker Menghadapi The Future of Hiring

    Memasuki era Recruitment 4.0, pendekatan baru harus dipertimbangkan perusahaan untuk merekrut key positions. Fokus berada pada kemampuan daripada kualifikasi. Rekrutmen dituntut untuk menjadi lebih cerdas dalam mengidentifikasi pekerja dengan kemampuan yang relevan.
  • 01 Saatnya manusia mengalahkan laba_ data dan metrik.jpg

    Saatnya Manusia Mengatasi Laba, Data, dan Metrik

    Realitas industrial dan ketenagakerjaan telah berubah drastis. Para pelaku industri dan praktisi perlu berpikir lebih taktis dan bertindak lebih agile dalam menyikapi Talent War dewasa ini. Dengan mengetahui apa-apa saja yang perlu dilakukan, tentunya akan membantu untuk mengimbangi diri dalam mengikuti perubahan tersebut.