Kalibrr

Blog

Everything you need to know about the Future of Work

Yuk, Bangun Engagement Positif untuk Internal Branding Perusahaan

Engagement antara manajemen dan pekerja merupakan kunci untuk mempertahankan produktivitas dan efisiensi tempat kerja dan operasional bisnis sehari-hari. Sayangnya, banyak manajemen yang tidak menyadari bahwa pekerja mereka merasa tidak terpuaskan, kelelahan, sampai burnout. Ketidakpedulian manajemen akan pekerja ini seringkali menghasilkan outcome yang negatif yang berakhir menjadi budaya kerja yang toxic. Engagement yang buruk antara manajemen dan pekerja pun bisa mempengaruhi performa serta

Dear HR, Ini 4 Cara Bentuk Internal Branding Perusahaan

Hubungan yang sehat dan erat tidak hanya harus dijaga antara konsumen, klien, atau kandidat berkualitas yang menjadi harapan dari sebuah perusahaan. Lebih dari itu, sebuah perusahaan juga harus menjaga engagement yang sehat dan erat dengan pekerjanya, dimulai dari level terbawah hingga yang paling atas. Untuk menjaga dan mengelola engagement yang sehat dan erat ini diperlukan usaha dari HR dan manajemen untuk melakukan internal employer branding atau internal branding. Apalagi di masa pandemi

Bangun Internal Branding untuk Pekerja

Sebagai HR, pasti seringkali mendengar istilah “employer branding eksternal” untuk meningkatkan awareness kandidat akan perusahaan. Selain untuk meningkatkan awareness kandidat, employer branding juga berguna untuk membangun reputasi perusahaan dan membuka kesempatan bagi perusahaan untuk merekrut talent-talent terbaiknya. Tidak sampai di situ, employer branding juga membawa keuntungan bagi perusahaan dari segi pengurangan biaya perekrutan. Selain employer branding eksternal, ternyata employer

7 Poin Esensial bagi HR untuk Buat Aturan Remote Work

Rabu kemarin (6/1//2021), pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat se-Jawa dan Bali mulai 11 hingga 25 Januari 2021. Pembatasan ini mengatur kegiatan yang biasa dijalankan masyarakat dan bisa menimbulkan kerumunan, antara lain pembatasan pembelajaran di sekolah, operasional pusat perbelanjaan, hingga peribadahan. Tak terkecuali, pemerintah juga kembali membatasi kapasitas perkantoran, yaitu 25 persen bekerja dari kantor (WFO), sedangkan 75 persen lagi diberlaku

Yuk, Bangun Engagement Positif untuk Internal Branding Perusahaan

Engagement antara manajemen dan pekerja merupakan kunci untuk mempertahankan produktivitas dan efisiensi tempat kerja dan operasional bisnis sehari-hari. Sayangnya, banyak manajemen yang tidak menyadari bahwa pekerja mereka merasa tidak terpuaskan, kelelahan, sampai burnout. Ketidakpedulian manajemen akan pekerja ini seringkali menghasilkan outcome yang negatif yang berakhir menjadi budaya kerja yang toxic. Engagement yang buruk antara manajemen dan pekerja pun bisa mempengaruhi performa serta

Dear HR, Ini 4 Cara Bentuk Internal Branding Perusahaan

Hubungan yang sehat dan erat tidak hanya harus dijaga antara konsumen, klien, atau kandidat berkualitas yang menjadi harapan dari sebuah perusahaan. Lebih dari itu, sebuah perusahaan juga harus menjaga engagement yang sehat dan erat dengan pekerjanya, dimulai dari level terbawah hingga yang paling atas. Untuk menjaga dan mengelola engagement yang sehat dan erat ini diperlukan usaha dari HR dan manajemen untuk melakukan internal employer branding atau internal branding. Apalagi di masa pandemi

Bangun Internal Branding untuk Pekerja

Sebagai HR, pasti seringkali mendengar istilah “employer branding eksternal” untuk meningkatkan awareness kandidat akan perusahaan. Selain untuk meningkatkan awareness kandidat, employer branding juga berguna untuk membangun reputasi perusahaan dan membuka kesempatan bagi perusahaan untuk merekrut talent-talent terbaiknya. Tidak sampai di situ, employer branding juga membawa keuntungan bagi perusahaan dari segi pengurangan biaya perekrutan. Selain employer branding eksternal, ternyata employer

7 Poin Esensial bagi HR untuk Buat Aturan Remote Work

Rabu kemarin (6/1//2021), pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat se-Jawa dan Bali mulai 11 hingga 25 Januari 2021. Pembatasan ini mengatur kegiatan yang biasa dijalankan masyarakat dan bisa menimbulkan kerumunan, antara lain pembatasan pembelajaran di sekolah, operasional pusat perbelanjaan, hingga peribadahan. Tak terkecuali, pemerintah juga kembali membatasi kapasitas perkantoran, yaitu 25 persen bekerja dari kantor (WFO), sedangkan 75 persen lagi diberlaku

Categories

Tags