Kalibrr

Blog

Everything you need to know about the Future of Work
Kalibrr Indonesia

Beri Proses Rekrutmen Yang Gemilang Lewat Komunikasi Yang Seimbang

September 19, 2021

Bagaimana agar perusahaan Anda dapat menonjol di antara perusahaan lainnya saat hendak merekrut kandidat? Atau bagaimana cara Anda meyakinkan kandidat bahwa perusahaan Anda adalah tempat yang tepat untuk mereka?

Untuk menjawab pertanyaan - pertanyaan tersebut, perusahaan terutama divisi sumber daya manusia seharusnya paham jika pengalaman kandidat adalah sumber utamanya. Pengalaman kandidat dapat dinilai dari banyak aspek. Tapi salah satu yang seringkali dilupakan adalah meminta umpan balik dari kandidat. Hubungan antara pemberi kerja dan para pelamar haruslah dinamis dan terjadi dua arah. Membuat keterlibatan dan interaksi dengan para kandidat, penting untuk perusahaan Anda.

Melihat pentingnya aspek tersebut, salah satu perusahaan Amerika telah mengaplikasikan interaksi tersebut untuk memberi pengalaman kandidat terbaik untuk para pelamarnya, perusahaan tersebut yakni DocuSign.

DocuSign

DocuSign, Inc., adalah perusahaan Amerika yang berkantor pusat di San Francisco, California, dengan layanan teknologi yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola perjanjian elektronik. DocuSign ini didirikan pada tahun 2003 oleh Court Lorenzini, Tom Gonser dan Eric Ranft.Sebagai bagian dari DocuSign Agreement Cloud, DocuSign menawarkan layanan eSignature yakni cara untuk menandatangani secara elektronik pada perangkat yang berbeda.

Dalam manajemennya, DocuSign melihat serius dalam hal umpan balik sebagai pengalaman kandidat yang harus dilakukan. DocuSign menyadari bahwa hubungan antara perekrut dan kandidat saling bergantung: Ketika perekrut senang, maka mereka menciptakan pengalaman kandidat yang lebih baik, dan ketika kandidat memberikan umpan balik, mereka dapat membantu perekrut menjadi lebih baik dalam apa yang mereka lakukan. DocuSign juga memastikan perekrut mereka dilengkapi dengan pengetahuan dan insentif untuk melakukan pekerjaan mereka dengan kemampuan terbaik mereka.Itu sebabnya DocuSign menciptakan sistem penilaian baru yang akan membantu mengakui dan menghargai kesuksesan perekrut dengan lebih baik. Sistem yang disebut "DocuLove" yang memberikan skor untuk setiap perekrut berdasarkan analisis kompleks kinerja mereka dan umpan balik kandidat melalui survei.

Mereka tidak mendasarkan sistem hanya pada jumlah perekrutan, tetapi mereka mengukur tingkat kesulitan setiap posisi untuk diisi. Survei ditujukan kepada semua kandidat (terlepas dari apakah mereka menerima tawaran) dan meminta mereka untuk menilai perekrut berdasarkan pernyataan seperti "Perekrut saya memberi saya gambaran yang baik tentang DocuSign dan proposisi nilai," "Perekrut saya memberi saya pembaruan tepat waktu tentang status aplikasi saya" dan "Perekrut saya memperlakukan saya dengan hormat selama proses berlangsung." Ini juga mencakup pertanyaan Skor Net Promoter standar: “Berdasarkan pengalaman Anda sebagai kandidat, seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan perusahaan (DocuSign) kepada orang lain?

Dengan seluk-beluk seperti ini, skor paling akurat mencerminkan perekrut mana yang berkinerja terbaik, dan mereka dapat memberi penghargaan yang sesuai. Perekrut di DocuSign meminta lebih banyak umpan balik dan penguatan positif, jadi sistem ini memungkinkan manajemen untuk menjalankannya.

Umpan balik terperinci dan insentif yang diterima perekrut dari sistem penilaian menunjukkan kepada mereka di mana mereka dapat meningkatkan dan mendorong untuk berbuat lebih baik. Sejak sistem diberlakukan, skor perekrut pada ulasan keterlibatan karyawan telah meningkat, dan mereka juga melihat ulasan pengalaman kandidat meningkat.

CTA

Artikel dilansir dari Greenhouse, Ripplematch, dan Wikipedia.

Written by Indah Suryani
Kalibrr Indonesia

Beri Proses Rekrutmen Yang Gemilang Lewat Komunikasi Yang Seimbang

September 19, 2021

Bagaimana agar perusahaan Anda dapat menonjol di antara perusahaan lainnya saat hendak merekrut kandidat? Atau bagaimana cara Anda meyakinkan kandidat bahwa perusahaan Anda adalah tempat yang tepat untuk mereka?

Untuk menjawab pertanyaan - pertanyaan tersebut, perusahaan terutama divisi sumber daya manusia seharusnya paham jika pengalaman kandidat adalah sumber utamanya. Pengalaman kandidat dapat dinilai dari banyak aspek. Tapi salah satu yang seringkali dilupakan adalah meminta umpan balik dari kandidat. Hubungan antara pemberi kerja dan para pelamar haruslah dinamis dan terjadi dua arah. Membuat keterlibatan dan interaksi dengan para kandidat, penting untuk perusahaan Anda.

Melihat pentingnya aspek tersebut, salah satu perusahaan Amerika telah mengaplikasikan interaksi tersebut untuk memberi pengalaman kandidat terbaik untuk para pelamarnya, perusahaan tersebut yakni DocuSign.

DocuSign

DocuSign, Inc., adalah perusahaan Amerika yang berkantor pusat di San Francisco, California, dengan layanan teknologi yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola perjanjian elektronik. DocuSign ini didirikan pada tahun 2003 oleh Court Lorenzini, Tom Gonser dan Eric Ranft.Sebagai bagian dari DocuSign Agreement Cloud, DocuSign menawarkan layanan eSignature yakni cara untuk menandatangani secara elektronik pada perangkat yang berbeda.

Dalam manajemennya, DocuSign melihat serius dalam hal umpan balik sebagai pengalaman kandidat yang harus dilakukan. DocuSign menyadari bahwa hubungan antara perekrut dan kandidat saling bergantung: Ketika perekrut senang, maka mereka menciptakan pengalaman kandidat yang lebih baik, dan ketika kandidat memberikan umpan balik, mereka dapat membantu perekrut menjadi lebih baik dalam apa yang mereka lakukan. DocuSign juga memastikan perekrut mereka dilengkapi dengan pengetahuan dan insentif untuk melakukan pekerjaan mereka dengan kemampuan terbaik mereka.Itu sebabnya DocuSign menciptakan sistem penilaian baru yang akan membantu mengakui dan menghargai kesuksesan perekrut dengan lebih baik. Sistem yang disebut "DocuLove" yang memberikan skor untuk setiap perekrut berdasarkan analisis kompleks kinerja mereka dan umpan balik kandidat melalui survei.

Mereka tidak mendasarkan sistem hanya pada jumlah perekrutan, tetapi mereka mengukur tingkat kesulitan setiap posisi untuk diisi. Survei ditujukan kepada semua kandidat (terlepas dari apakah mereka menerima tawaran) dan meminta mereka untuk menilai perekrut berdasarkan pernyataan seperti "Perekrut saya memberi saya gambaran yang baik tentang DocuSign dan proposisi nilai," "Perekrut saya memberi saya pembaruan tepat waktu tentang status aplikasi saya" dan "Perekrut saya memperlakukan saya dengan hormat selama proses berlangsung." Ini juga mencakup pertanyaan Skor Net Promoter standar: “Berdasarkan pengalaman Anda sebagai kandidat, seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan perusahaan (DocuSign) kepada orang lain?

Dengan seluk-beluk seperti ini, skor paling akurat mencerminkan perekrut mana yang berkinerja terbaik, dan mereka dapat memberi penghargaan yang sesuai. Perekrut di DocuSign meminta lebih banyak umpan balik dan penguatan positif, jadi sistem ini memungkinkan manajemen untuk menjalankannya.

Umpan balik terperinci dan insentif yang diterima perekrut dari sistem penilaian menunjukkan kepada mereka di mana mereka dapat meningkatkan dan mendorong untuk berbuat lebih baik. Sejak sistem diberlakukan, skor perekrut pada ulasan keterlibatan karyawan telah meningkat, dan mereka juga melihat ulasan pengalaman kandidat meningkat.

CTA

Artikel dilansir dari Greenhouse, Ripplematch, dan Wikipedia.

Written by Indah Suryani