Kalibrr

Blog

Everything you need to know about the Future of Work
Kalibrr Indonesia

Manfaat Tunjangan Kerja untuk Perusahaan

March 15, 2021

Employee benefit atau yang lebih dikenal di Indonesia sebagai tunjangan pekerja merupakan bagian yang cukup esensial dari sebuah kontrak kerja. Selain karena ada undang-undang ketenagakerjaan yang mengatur tentang pemberian tunjangan untuk pekerja, tunjangan ini juga diberikan sebagai “daya tarik” untuk kandidat profesional yang memiliki kualitas terbaik di bidangnya.

Menurut situs Indeed, employee benefit atau tunjangan pekerja adalah adalah segala bentuk kompensasi yang diberikan perusahaan untuk pekerja dan terpisah dari gaji pokok. Bentuk kompensasi pun bisa berupa uang tambahan di luar gaji pokok atau bisa juga non-uang, seperti asuransi kesehatan, atau biaya makan siang.

Pekerja full-time merupakan sasaran utama dari tunjangan kerja ini, namun tidak menutup kemungkinan jika perusahaan juga ingin memberikan tunjangan kerja kepada pekerja kontrak atau part-time.

Society of Human Resource Management (SHRM) menyebut bahwa 92 persen profesional yang menjadi responden penelitian tunjangan pekerja, menganggap tunjangan pekerja berbanding lurus dengan kepuasan bekerja mereka. Tunjangan pekerja pun sering kali menjadi alasan solid bagi pekerja untuk bertahan di perusahaan atau memilih untuk mencari perusahaan lain yang dapat menawarkan tunjangan lebih baik.

Survei yang dilakukan oleh situs Glassdoor juga menyebut bahwa 80 persen dari pekerja lebih memilih untuk mendapatkan tunjangan kerja tambangan dibanding kenaikan gaji pokok. Tunjangan kerja pun menjadi salah satu pertimbangan bagi kandidat untuk menerima tawaran kerja di sebuah perusahaan.

Banyak keuntungan yang dapat diraih perusahaan jika employee benefit dirancang dan dijalankan dengan baik untuk kesejahteraan pekerjanya:

  1. Meningkatkan loyalitas

Menurut studi yang dibuat oleh Vantage Circle, lebih dari 60 persen pekerja mengaku tunjangan pekerja penting sebagai pertimbangan untuk loyal terhadap perusahaan. Selain itu, tunjangan pekerja juga merupakan bukti bagi pekerja kalau manajemen memperhatikan mereka sebagai individu.

Membuat paket tunjangan kerja yang dapat mengembangkan potensi personal dan profesional pekerja sangat penting. Hal ini dapat meningkatkan engagement pekerja terhadap perusahaan serta rekan sejawatnya, dan tentu saja, berdampak pada loyalitas mereka kepada perusahaan.

2. Meningkatkan kandidat rekrutmen

Seperti yang dikatakan dalam paragraf di atas, penyusunan serta kombinasi tunjangan pekerja yang tepat dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi kandidat untuk menerima tawaran kerja di sebuah perusahaan. Semakin menarik tunjangan kerja yang diberikan, semakin banyak kandidat berkualitas dan bertalenta tertarik untuk bergabung di perusahaan.

Menurut studi yang dilakukan oleh Glassdoor Employment Confidence Survey, 60 persen kandidat mengaku bahwa tunjangan kerja menjadi salah satu faktor utama dalam mempertimbangkan menerima tawaran kerja sebuah perusahaan atau menolaknya.

3. Meningkatkan angka retensi

Mendapatkan kandidat baru memang penting untuk perusahaan, namun jangan lupakan pekerja yang sudah terlebih dahulu mengabdi di perusahaan. Apalagi, pekerja yang memiliki produktivitas dan hasil kerja terbaik untuk perusahaan.

Lewat pemberian employee benefit, pekerja akan lebih betah untuk bertahan di perusahaan. Kombinasi pemberian employee benefit yang tepat juga membuat pekerja tidak mudah untuk “dibajak” oleh perusahaan lain. Angka retensi pun menjadi lebih tinggi dan perusahaan dapat mengalokasikan biaya rekrutmen untuk hal lain yang lebih penting.

4. Meningkatkan produktivitas

Memiliki pekerja yang bertalenta dan berkualitas, rajin dan memiliki produktivitas serta efektivitas yang baik merupakan impian setiap perusahaan. Namun, pekerja seperti ini sulit untuk perusahaan dapatkan jika perusahaan tidak memberikan tunjangan yang sebanding dengan usaha yang pekerja berikan untuk perusahaan.

Dengan kombinasi dan penempatan tunjangan pekerja yang baik untuk pekerja, maka perusahaan dapat menghasilkan pekerja yang lebih baik lagi dalam hal produktivitas dan efektivitas dalam bekerja dan menangani masalah di pekerjaannya.

5. Menurunkan angka absenteeism

Sebagai rekruter atau HR, Anda juga pasti merasakan, jika kondisi fisik dan mental Anda sedang baik, maka pekerjaan yang dikerjakan serta diselesaikan menghasilkan hasil yang baik. Itulah sebabnya, tunjangan kerja harus menyertakan asuransi kesehatan di dalamnya.

Kesehatan pekerja berbanding lurus dengan produktivitas dan efektivitas mereka dalam bekerja. Angka absen pun dapat berkurang. Begitu pula ketika mereka sakit dan harus mengambil tunjangan kerja cuti untuk beristirahat. Jika pekerja sedang terinfeksi penyakit menular, dan perusahaan tidak memberikan kesempatan untuk cuti, bisa-bisa satu kantor terinfeksi penyakit yang sama.

Membuat paket tunjangan pekerja yang tepat untuk pekerja sama pentingnya seperti membuat kontrak kerja untuk kandidat yang baru saja bergabung dengan perusahaan. Penting untuk selalu menjaga pekerja terbaik dan menarik minat kandidat baru untuk bergabung dengan perusahaan, agar perusahaan bisa semakin inklusif dan produktif.

Sebagai pemimpin perusahaan, rekruter, atau HR dapat menyesuaikan tunjangan kerja sesuai dengan kemampuan finansial perusahaan. Selain itu, jangan lupa untuk mengerti kebutuhan serta keinginan pekerja untuk ditunjang oleh perusahaan.

CTA

Artikel dilansir dari Vantage Circle, Harvard Business Review, dan Business.

Written by Stefanny
Kalibrr Indonesia

Manfaat Tunjangan Kerja untuk Perusahaan

March 15, 2021

Employee benefit atau yang lebih dikenal di Indonesia sebagai tunjangan pekerja merupakan bagian yang cukup esensial dari sebuah kontrak kerja. Selain karena ada undang-undang ketenagakerjaan yang mengatur tentang pemberian tunjangan untuk pekerja, tunjangan ini juga diberikan sebagai “daya tarik” untuk kandidat profesional yang memiliki kualitas terbaik di bidangnya.

Menurut situs Indeed, employee benefit atau tunjangan pekerja adalah adalah segala bentuk kompensasi yang diberikan perusahaan untuk pekerja dan terpisah dari gaji pokok. Bentuk kompensasi pun bisa berupa uang tambahan di luar gaji pokok atau bisa juga non-uang, seperti asuransi kesehatan, atau biaya makan siang.

Pekerja full-time merupakan sasaran utama dari tunjangan kerja ini, namun tidak menutup kemungkinan jika perusahaan juga ingin memberikan tunjangan kerja kepada pekerja kontrak atau part-time.

Society of Human Resource Management (SHRM) menyebut bahwa 92 persen profesional yang menjadi responden penelitian tunjangan pekerja, menganggap tunjangan pekerja berbanding lurus dengan kepuasan bekerja mereka. Tunjangan pekerja pun sering kali menjadi alasan solid bagi pekerja untuk bertahan di perusahaan atau memilih untuk mencari perusahaan lain yang dapat menawarkan tunjangan lebih baik.

Survei yang dilakukan oleh situs Glassdoor juga menyebut bahwa 80 persen dari pekerja lebih memilih untuk mendapatkan tunjangan kerja tambangan dibanding kenaikan gaji pokok. Tunjangan kerja pun menjadi salah satu pertimbangan bagi kandidat untuk menerima tawaran kerja di sebuah perusahaan.

Banyak keuntungan yang dapat diraih perusahaan jika employee benefit dirancang dan dijalankan dengan baik untuk kesejahteraan pekerjanya:

  1. Meningkatkan loyalitas

Menurut studi yang dibuat oleh Vantage Circle, lebih dari 60 persen pekerja mengaku tunjangan pekerja penting sebagai pertimbangan untuk loyal terhadap perusahaan. Selain itu, tunjangan pekerja juga merupakan bukti bagi pekerja kalau manajemen memperhatikan mereka sebagai individu.

Membuat paket tunjangan kerja yang dapat mengembangkan potensi personal dan profesional pekerja sangat penting. Hal ini dapat meningkatkan engagement pekerja terhadap perusahaan serta rekan sejawatnya, dan tentu saja, berdampak pada loyalitas mereka kepada perusahaan.

2. Meningkatkan kandidat rekrutmen

Seperti yang dikatakan dalam paragraf di atas, penyusunan serta kombinasi tunjangan pekerja yang tepat dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi kandidat untuk menerima tawaran kerja di sebuah perusahaan. Semakin menarik tunjangan kerja yang diberikan, semakin banyak kandidat berkualitas dan bertalenta tertarik untuk bergabung di perusahaan.

Menurut studi yang dilakukan oleh Glassdoor Employment Confidence Survey, 60 persen kandidat mengaku bahwa tunjangan kerja menjadi salah satu faktor utama dalam mempertimbangkan menerima tawaran kerja sebuah perusahaan atau menolaknya.

3. Meningkatkan angka retensi

Mendapatkan kandidat baru memang penting untuk perusahaan, namun jangan lupakan pekerja yang sudah terlebih dahulu mengabdi di perusahaan. Apalagi, pekerja yang memiliki produktivitas dan hasil kerja terbaik untuk perusahaan.

Lewat pemberian employee benefit, pekerja akan lebih betah untuk bertahan di perusahaan. Kombinasi pemberian employee benefit yang tepat juga membuat pekerja tidak mudah untuk “dibajak” oleh perusahaan lain. Angka retensi pun menjadi lebih tinggi dan perusahaan dapat mengalokasikan biaya rekrutmen untuk hal lain yang lebih penting.

4. Meningkatkan produktivitas

Memiliki pekerja yang bertalenta dan berkualitas, rajin dan memiliki produktivitas serta efektivitas yang baik merupakan impian setiap perusahaan. Namun, pekerja seperti ini sulit untuk perusahaan dapatkan jika perusahaan tidak memberikan tunjangan yang sebanding dengan usaha yang pekerja berikan untuk perusahaan.

Dengan kombinasi dan penempatan tunjangan pekerja yang baik untuk pekerja, maka perusahaan dapat menghasilkan pekerja yang lebih baik lagi dalam hal produktivitas dan efektivitas dalam bekerja dan menangani masalah di pekerjaannya.

5. Menurunkan angka absenteeism

Sebagai rekruter atau HR, Anda juga pasti merasakan, jika kondisi fisik dan mental Anda sedang baik, maka pekerjaan yang dikerjakan serta diselesaikan menghasilkan hasil yang baik. Itulah sebabnya, tunjangan kerja harus menyertakan asuransi kesehatan di dalamnya.

Kesehatan pekerja berbanding lurus dengan produktivitas dan efektivitas mereka dalam bekerja. Angka absen pun dapat berkurang. Begitu pula ketika mereka sakit dan harus mengambil tunjangan kerja cuti untuk beristirahat. Jika pekerja sedang terinfeksi penyakit menular, dan perusahaan tidak memberikan kesempatan untuk cuti, bisa-bisa satu kantor terinfeksi penyakit yang sama.

Membuat paket tunjangan pekerja yang tepat untuk pekerja sama pentingnya seperti membuat kontrak kerja untuk kandidat yang baru saja bergabung dengan perusahaan. Penting untuk selalu menjaga pekerja terbaik dan menarik minat kandidat baru untuk bergabung dengan perusahaan, agar perusahaan bisa semakin inklusif dan produktif.

Sebagai pemimpin perusahaan, rekruter, atau HR dapat menyesuaikan tunjangan kerja sesuai dengan kemampuan finansial perusahaan. Selain itu, jangan lupa untuk mengerti kebutuhan serta keinginan pekerja untuk ditunjang oleh perusahaan.

CTA

Artikel dilansir dari Vantage Circle, Harvard Business Review, dan Business.

Written by Stefanny

Categories

Tags