Kalibrr

Blog

Everything you need to know about the Future of Work
Kalibrr Indonesia

Resep Bangun Pengalaman Rekrutmen yang Baik

December 2, 2020

Hadirnya media sosial memudahkan kandidat pencari kerja untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang perusahaan yang ingin mereka lamar. Media sosial juga menjadi tempat terbaik bagi para kandidat untuk bertukar pengalaman tentang proses rekrutmen yang terjadi di sebuah perusahaan. Semakin baik pengalaman rekrutmen yang dijalani oleh seorang kandidat, semakin banyak pula calon-calon kandidat yang tertarik untuk melamar di perusahaan tersebut. Begitu pula sebaliknya, semakin buruk pengalaman rekrutmen yang dijalani seorang kandidat, semakin sedikit pula calon-calon kandidat yang tertarik untuk melamar di perusahaan tersebut.

Itulah pentingnya penerapan proses rekrutmen yang baik agar menghasilkan pengalaman rekrutmen yang positif bagi kandidat. Banyak manfaat yang bisa didapatkan rekruter dan perusahaan jika berhasil menerapkan proses rekrutmen yang membawa kandidat kepada pengalaman rekrutmen yang menyenangkan.

Manfaat yang pertama adalah bertambahnya daya tarik kandidat terhadap perusahaan dan conversion rate dari kandidat-kandidat tersebut. Kandidat biasa menginginkan respon yang cepat dari rekruter, walaupun respon tersebut hanya berupa email otomatis atau pesan otomatis yang dijalankan oleh bot. Respon yang cepat ini bisa membuat kandidat semangat untuk menjadi bagian dari perusahaan dan akan merekomendasikan perusahaan ke rekan-rekannya yang lain.

Manfaat yang kedua adalah employer brand dan peningkatan laba perusahaan. Kandidat yang pernah dikecewakan oleh rekruter dari sebuah perusahaan biasa akan mengingat pengalaman tersebut dan menyebarkannya ke orang lain. Pengalaman buruk rekrutmen ini juga bisa mempengaruhi hubungan kandidat dengan produk atau jasa milik perusahaan. Namun, jika pengalaman rekrutmen yang dialami kandidat adalah positif, maka bukan tidak mungkin kandidat akan semakin erat dengan produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan, atau melamar lagi di lain waktu jika gagal.

Tentu saja, ada kiat-kiat khusus dalam menjalankan dan menerapkan proses rekrutmen yang baik demi pengalaman kandidat yang juga baik dan positif. Komponen-komponen ini bisa jadi penentu keberhasilan dari proses rekrutmen yang akan menghasilkan pengalaman rekrutmen yang baik bagi kandidat:

  1. Komunikasi

Selalu beritahu kandidat tentang apa yang harus kandidat lakukan selanjutnya setelah mengirimkan aplikasi lamaran ke perusahaan. Rekruter bisa mulai dari mengirimkan pesan otomatis yang seperti “Kami sudah menerima berkas lamaran Anda” dan sebagainya. Atau rekruter bisa kirimkan pesan ucapan terima kasih karena telah memilih perusahaan sebagai tujuan karirnya.

2. Jangan tunda informasi

Jika memang kandidat tidak memenuhi kualifikasi untuk tahap selanjutnya, rekruter bisa segera memberikan kabar kepada kandidat agar mereka tidak berharap cemas akan kabar aplikasi lamaran. Jangan lupa, selalu berikan update terbaru tentang aplikasi lamaran kandidat.

3. Jelaskan proses rekrutmen

Proses rekrutmen selalu buat kandidat merasa deg-degan, karena kandidat tidak memiliki pengetahuan tentang proses rekrutmen perusahaan dan apa saja yang harus dipersiapkan. Rekruter bisa mengurangi rasa panik kandidat dengan menjelaskan singkat proses rekrutmen perusahaan dan apa saja yang perlu disiapkan kandidat untuk menyambut tahap demi tahap proses rekrutmen.

4. Buat pertanyaan wawancara terstruktur

Rekruter juga harus mempersiapkan diri untuk melakukan wawancara kandidat. Tidak hanya dengan menguasai resume milik kandidat, rekruter juga harus bisa menyusun pertanyaan secara sistematis. Berikan juga pertanyaan yang “menantang” kandidat untuk membuktikan bahwa perusahaan Anda benar-benar serius dalam melakukan seleksi kandidat.

5. Follow-up

Proses rekrutmen merupakan waktu yang menegangkan bagi kandidat. Apalagi waktu di antara selesainya interview dan kabar keputusan akhir proses rekrutmen. Jadi, pastikan rekruter dapat melakukan follow-up kepada kandidat hingga pada akhirnya kandidat mendapat kabar keputusan akhir proses rekrutmen.

6. Berikan kandidat survei tentang proses rekrutmen

Survei ini berfungsi sebagai bahan utama rekruter dalam membuat laporan metrics dari pengalaman rekrutmen kandidat yang baik dan berkesan positif. Berikan survei ketika kandidat telah mengakhiri sesi wawancaranya dengan rekruter atau dengan user dan pastikan kandidat mengisi survei tersebut dan data sudah terekam oleh rekruter.

Penggunaan sistem teknologi dalam proses perekrutan juga dapat membantu meningkatkan pengalaman rekrutmen kandidat ke arah positif. Sebut saja teknologi ATS atau applicant tracking system. Ingin tahu lebih lanjut mengenai bagaimana teknologi ATS dapat membantu meningkatkan pengalaman rekrutmen kandidat perusahaan Anda? Temukan jawabannya di sini.

CTA

Artikel ini dilansir dari Ideal, Green House, dan Recruitee.

Written by Stefanny
Kalibrr Indonesia

Resep Bangun Pengalaman Rekrutmen yang Baik

December 2, 2020

Hadirnya media sosial memudahkan kandidat pencari kerja untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang perusahaan yang ingin mereka lamar. Media sosial juga menjadi tempat terbaik bagi para kandidat untuk bertukar pengalaman tentang proses rekrutmen yang terjadi di sebuah perusahaan. Semakin baik pengalaman rekrutmen yang dijalani oleh seorang kandidat, semakin banyak pula calon-calon kandidat yang tertarik untuk melamar di perusahaan tersebut. Begitu pula sebaliknya, semakin buruk pengalaman rekrutmen yang dijalani seorang kandidat, semakin sedikit pula calon-calon kandidat yang tertarik untuk melamar di perusahaan tersebut.

Itulah pentingnya penerapan proses rekrutmen yang baik agar menghasilkan pengalaman rekrutmen yang positif bagi kandidat. Banyak manfaat yang bisa didapatkan rekruter dan perusahaan jika berhasil menerapkan proses rekrutmen yang membawa kandidat kepada pengalaman rekrutmen yang menyenangkan.

Manfaat yang pertama adalah bertambahnya daya tarik kandidat terhadap perusahaan dan conversion rate dari kandidat-kandidat tersebut. Kandidat biasa menginginkan respon yang cepat dari rekruter, walaupun respon tersebut hanya berupa email otomatis atau pesan otomatis yang dijalankan oleh bot. Respon yang cepat ini bisa membuat kandidat semangat untuk menjadi bagian dari perusahaan dan akan merekomendasikan perusahaan ke rekan-rekannya yang lain.

Manfaat yang kedua adalah employer brand dan peningkatan laba perusahaan. Kandidat yang pernah dikecewakan oleh rekruter dari sebuah perusahaan biasa akan mengingat pengalaman tersebut dan menyebarkannya ke orang lain. Pengalaman buruk rekrutmen ini juga bisa mempengaruhi hubungan kandidat dengan produk atau jasa milik perusahaan. Namun, jika pengalaman rekrutmen yang dialami kandidat adalah positif, maka bukan tidak mungkin kandidat akan semakin erat dengan produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan, atau melamar lagi di lain waktu jika gagal.

Tentu saja, ada kiat-kiat khusus dalam menjalankan dan menerapkan proses rekrutmen yang baik demi pengalaman kandidat yang juga baik dan positif. Komponen-komponen ini bisa jadi penentu keberhasilan dari proses rekrutmen yang akan menghasilkan pengalaman rekrutmen yang baik bagi kandidat:

  1. Komunikasi

Selalu beritahu kandidat tentang apa yang harus kandidat lakukan selanjutnya setelah mengirimkan aplikasi lamaran ke perusahaan. Rekruter bisa mulai dari mengirimkan pesan otomatis yang seperti “Kami sudah menerima berkas lamaran Anda” dan sebagainya. Atau rekruter bisa kirimkan pesan ucapan terima kasih karena telah memilih perusahaan sebagai tujuan karirnya.

2. Jangan tunda informasi

Jika memang kandidat tidak memenuhi kualifikasi untuk tahap selanjutnya, rekruter bisa segera memberikan kabar kepada kandidat agar mereka tidak berharap cemas akan kabar aplikasi lamaran. Jangan lupa, selalu berikan update terbaru tentang aplikasi lamaran kandidat.

3. Jelaskan proses rekrutmen

Proses rekrutmen selalu buat kandidat merasa deg-degan, karena kandidat tidak memiliki pengetahuan tentang proses rekrutmen perusahaan dan apa saja yang harus dipersiapkan. Rekruter bisa mengurangi rasa panik kandidat dengan menjelaskan singkat proses rekrutmen perusahaan dan apa saja yang perlu disiapkan kandidat untuk menyambut tahap demi tahap proses rekrutmen.

4. Buat pertanyaan wawancara terstruktur

Rekruter juga harus mempersiapkan diri untuk melakukan wawancara kandidat. Tidak hanya dengan menguasai resume milik kandidat, rekruter juga harus bisa menyusun pertanyaan secara sistematis. Berikan juga pertanyaan yang “menantang” kandidat untuk membuktikan bahwa perusahaan Anda benar-benar serius dalam melakukan seleksi kandidat.

5. Follow-up

Proses rekrutmen merupakan waktu yang menegangkan bagi kandidat. Apalagi waktu di antara selesainya interview dan kabar keputusan akhir proses rekrutmen. Jadi, pastikan rekruter dapat melakukan follow-up kepada kandidat hingga pada akhirnya kandidat mendapat kabar keputusan akhir proses rekrutmen.

6. Berikan kandidat survei tentang proses rekrutmen

Survei ini berfungsi sebagai bahan utama rekruter dalam membuat laporan metrics dari pengalaman rekrutmen kandidat yang baik dan berkesan positif. Berikan survei ketika kandidat telah mengakhiri sesi wawancaranya dengan rekruter atau dengan user dan pastikan kandidat mengisi survei tersebut dan data sudah terekam oleh rekruter.

Penggunaan sistem teknologi dalam proses perekrutan juga dapat membantu meningkatkan pengalaman rekrutmen kandidat ke arah positif. Sebut saja teknologi ATS atau applicant tracking system. Ingin tahu lebih lanjut mengenai bagaimana teknologi ATS dapat membantu meningkatkan pengalaman rekrutmen kandidat perusahaan Anda? Temukan jawabannya di sini.

CTA

Artikel ini dilansir dari Ideal, Green House, dan Recruitee.

Written by Stefanny

Categories

Tags