Kalibrr

Blog

Everything you need to know about the Future of Work
Management

5 Recruitment Metrics yang Akan Mengubah Teknik Hiring Anda

December 17, 2019

Untuk menjadi seorang rekruter yang sukses di era digital ini, Anda harus membuat proses rekrutmen berjalan dengan dukungan data. Ketika ingin berhasil merekrut kandidat dengan kualifikasi mumpuni yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, sebaiknya Anda harus sebisa mungkin menjauhkan diri dari gut feeling agar mampu memilih dengan adil.

Ketika “bias” datang ke dalam proses rekrutmen, hal ini ternyata jarang disadari oleh rekruter. Hasil dari proses rekrutmen pun menjadi subyektif karena beberapa faktor tertentu. Untungnya, seiring dengan berkembangnya teknologi yang juga memengaruhi perkembangan revolusi Recruitment 4.0, beberapa recruitment metrics hadir untuk memungkinkan rekruter mengevaluasi calon kandidat secara obyektif. Metrik tersebut juga akan mempermudah Anda untuk menyelesaikan proses rekrutmen dengan lebih efektif.

Tapi sebelumnya, apa itu recruitment metrics?

Recruitment metrics mengacu pada pengukuran yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melacak keberhasilan rekrutmen. Selain itu, recruitment metrics juga hadir untuk mengoptimalkan proses rekrutmen sehingga bisa mendapatkan hasil se-maksimal mungkin.

Recruitment metrics juga biasa disebut dengan KPI (Key, Performance, Indicators). Berikut adalah 5 recruitment metrics yang perlu dikenal oleh para rekruter untuk bisa membantu mengubah teknik hiring Anda supaya menjadi lebih baik lagi.

recruitment metrics

Dapat dikatakan bahwa yang satu ini adalah recruitment metrics yang paling penting, namun seringkali tidak dipahami dengan baik. Source of hire adalah salah satu recruitment metrics utama yang memberikan informasi tentang berapa persen dari karyawan Anda yang memasuki talent pipeline dari setiap sumber perekrutan yang Anda gunakan seperti dari job boards, LinkedIn, career fairs, events, dan lainnya. Dengan kata lain, SoH bisa menjawab pertanyaan seperti, “Dari mana kandidat itu berasal?”

Source of Hire dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

Source of hire akan memberikan informasi tentang darimana karyawan berasal dan hal ini tentunya berguna, tidak hanya untuk memahami perjalanan karyawan lama tetapi juga untuk menginformasikan strategi perekrutan Anda di masa depan.

recruitment metrics

Time to Hire memungkinkan Anda untuk mengukur waktu dari awal hingga akhir proses rekrutmen. Ini adalah salah satu recruitment metrics yang paling signifikan karena memungkinkan Anda untuk terus merampingkan dan mengoptimalkan talent pipeline Anda dan memberi pemahaman yang tepat apakah Anda pergi ke arah yang benar atau tidak.

Time to Hire juga memberi informasi tentang apakah Anda dan tim Anda menjalankan proses yang terlalu lama di beberapa tahapan atau menghadapi hambatan pada tahapan tertentu. Ini memungkinkan Anda untuk mampu mengidentifikasi hambatan-hambatan yang terjadi dan membuat proses berjalan tidak efisien, serta proses rekrutmen yang tidak efektif.

Mengurangi time to hire bisa diwujudkan dengan mengoptimalkan penggunaan ATS (Application Tracking System). ATS dapat digunakan dari mulai tahap awal proses rekrutmen, yaitu mengirimkan iklan lowongan ke website resmi perusahaan atau situs lowongan tertentu. ATS yang disediakan oleh Kalibrr dapat membantu melacak persoalan-persoalan yang berpotensi untuk memicu terjadinya keterlambatan time to hire. Teknologi ini tentunya akan membantu mempercepat proses rekrutmen dan membantu mengurangi time to hire.

Applicants per Hire adalah salah satu recruitment metrics yang tidak kalah penting karena metrik ini memungkinkan Anda untuk mengevaluasi upaya recruitment marketing Anda. Ini juga akan memberi tahu seberapa sukses sourcing kandidat yang Anda lakukan, bagaimana cara mengiklankan lowongan dengan baik, seberapa menarik brand perusahaan Anda, dan sebagainya.

Kandidat yang memenuhi syarat adalah kandidat yang setara dengan Marketing Qualified Leads (MQL) dan Sales Qualified Leads (SQL). Dengan kata lain, mereka adalah kandidat yang lolos pada proses rekrutmen pertama Anda, seperti lolos dalam proses screening atau wawancara lewat telepon.

Kehadiran Employee Net Promoter Score (atau yang biasa disebut dengan eNPS) adalah metrik rekrutmen yang dibangun di atas Net Promoter Score yang mengukur keterlibatan dan kepuasan karyawan. eNPS akan memberikan Anda kemungkinan untuk melihat bagaimana berbagai faktor yang memengaruhi kepuasan karyawan periode waktu yang lebih lama.

Menjalankan survei eNPS membutuhkan sedikit waktu dan upaya di sisi departemen SDM karena terotomatisasi. Tetapi, survei ini akan membantu perusahaan Anda untuk bisa berkembang menjadi lebih baik lagi karena Anda menjadi tahu apa saja yang dirasakan oleh para karyawan yang bekerja di perusahaan Anda. Kepuasan karyawan akan sangat dibutuhkan untuk berkembangnya suatu perusahaan, maka dari itu, perlu diketahui apa saja faktor-faktor yang bisa memengaruhi kepuasan karyawan untuk tetap bekerja di perusahaan Anda untuk waktu yang lebih lama.

Offer Acceptance Rate (OAR) menunjukkan persentase kandidat yang menerima tawaran pekerjaan di perusahaan Anda. Ini adalah ukuran berapa banyak kandidat yang menerima pekerjaan yang ditawarkan. Jika tingkat penerimaan penawaran Anda rendah, maka Anda perlu mencari dan mengevaluasi hal-hal apa saja yang berkemungkinan mengambil andil dalam rendahnya minat kandidat untuk bergabung di perusahaan Anda.

Metrik ini harus dihitung secara konsisten, yaitu hanya menggunakan penawaran resmi untuk kandidat eksternal. Penawaran tidak resmi yang dilakukan biasanya tidak diperhitungkan dalam metrik ini. Yang terpenting adalah, Anda harus tetap konsisten untuk menghitung kandidat yang menerima tawaran pekerjaan di perusahaan Anda agar OAR tetap berjalan.

 

Itulah tadi beberapa recruitment metrics yang bisa memengaruhi dan mengubah teknik hiring Anda. Dengan adanya metrics tersebut, proses rekrutmen Anda akan menjadi lebih mudah, karena setiap metrics akan memberikan hasil dari proses rekrutmen yang Anda jalankan, dengan hasil yang baik atau pun buruk. Selain itu, beradaptasi dengan perkembangan teknologi juga bisa membantu proses rekrutmen menjadi lebih mudah lagi.

Kalibrr adalah hiring platform Recruitment 4.0 yang hadir untuk memudahkan proses rekrutmen Anda. Dengan fitur-fitur yang disediakan oleh Kalibrr, proses rekrutmen akan berjalan selangkah lebih mudah dan menyenangkan. Interface Kalibrr yang user-friendly tidak akan membuat Anda bingung saat menggunakannya. Mari bergabung dengan Kalibrr sekarang!

cta

 

Management

5 Recruitment Metrics yang Akan Mengubah Teknik Hiring Anda

December 17, 2019

Untuk menjadi seorang rekruter yang sukses di era digital ini, Anda harus membuat proses rekrutmen berjalan dengan dukungan data. Ketika ingin berhasil merekrut kandidat dengan kualifikasi mumpuni yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, sebaiknya Anda harus sebisa mungkin menjauhkan diri dari gut feeling agar mampu memilih dengan adil.

Ketika “bias” datang ke dalam proses rekrutmen, hal ini ternyata jarang disadari oleh rekruter. Hasil dari proses rekrutmen pun menjadi subyektif karena beberapa faktor tertentu. Untungnya, seiring dengan berkembangnya teknologi yang juga memengaruhi perkembangan revolusi Recruitment 4.0, beberapa recruitment metrics hadir untuk memungkinkan rekruter mengevaluasi calon kandidat secara obyektif. Metrik tersebut juga akan mempermudah Anda untuk menyelesaikan proses rekrutmen dengan lebih efektif.

Tapi sebelumnya, apa itu recruitment metrics?

Recruitment metrics mengacu pada pengukuran yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melacak keberhasilan rekrutmen. Selain itu, recruitment metrics juga hadir untuk mengoptimalkan proses rekrutmen sehingga bisa mendapatkan hasil se-maksimal mungkin.

Recruitment metrics juga biasa disebut dengan KPI (Key, Performance, Indicators). Berikut adalah 5 recruitment metrics yang perlu dikenal oleh para rekruter untuk bisa membantu mengubah teknik hiring Anda supaya menjadi lebih baik lagi.

recruitment metrics

Dapat dikatakan bahwa yang satu ini adalah recruitment metrics yang paling penting, namun seringkali tidak dipahami dengan baik. Source of hire adalah salah satu recruitment metrics utama yang memberikan informasi tentang berapa persen dari karyawan Anda yang memasuki talent pipeline dari setiap sumber perekrutan yang Anda gunakan seperti dari job boards, LinkedIn, career fairs, events, dan lainnya. Dengan kata lain, SoH bisa menjawab pertanyaan seperti, “Dari mana kandidat itu berasal?”

Source of Hire dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

Source of hire akan memberikan informasi tentang darimana karyawan berasal dan hal ini tentunya berguna, tidak hanya untuk memahami perjalanan karyawan lama tetapi juga untuk menginformasikan strategi perekrutan Anda di masa depan.

recruitment metrics

Time to Hire memungkinkan Anda untuk mengukur waktu dari awal hingga akhir proses rekrutmen. Ini adalah salah satu recruitment metrics yang paling signifikan karena memungkinkan Anda untuk terus merampingkan dan mengoptimalkan talent pipeline Anda dan memberi pemahaman yang tepat apakah Anda pergi ke arah yang benar atau tidak.

Time to Hire juga memberi informasi tentang apakah Anda dan tim Anda menjalankan proses yang terlalu lama di beberapa tahapan atau menghadapi hambatan pada tahapan tertentu. Ini memungkinkan Anda untuk mampu mengidentifikasi hambatan-hambatan yang terjadi dan membuat proses berjalan tidak efisien, serta proses rekrutmen yang tidak efektif.

Mengurangi time to hire bisa diwujudkan dengan mengoptimalkan penggunaan ATS (Application Tracking System). ATS dapat digunakan dari mulai tahap awal proses rekrutmen, yaitu mengirimkan iklan lowongan ke website resmi perusahaan atau situs lowongan tertentu. ATS yang disediakan oleh Kalibrr dapat membantu melacak persoalan-persoalan yang berpotensi untuk memicu terjadinya keterlambatan time to hire. Teknologi ini tentunya akan membantu mempercepat proses rekrutmen dan membantu mengurangi time to hire.

Applicants per Hire adalah salah satu recruitment metrics yang tidak kalah penting karena metrik ini memungkinkan Anda untuk mengevaluasi upaya recruitment marketing Anda. Ini juga akan memberi tahu seberapa sukses sourcing kandidat yang Anda lakukan, bagaimana cara mengiklankan lowongan dengan baik, seberapa menarik brand perusahaan Anda, dan sebagainya.

Kandidat yang memenuhi syarat adalah kandidat yang setara dengan Marketing Qualified Leads (MQL) dan Sales Qualified Leads (SQL). Dengan kata lain, mereka adalah kandidat yang lolos pada proses rekrutmen pertama Anda, seperti lolos dalam proses screening atau wawancara lewat telepon.

Kehadiran Employee Net Promoter Score (atau yang biasa disebut dengan eNPS) adalah metrik rekrutmen yang dibangun di atas Net Promoter Score yang mengukur keterlibatan dan kepuasan karyawan. eNPS akan memberikan Anda kemungkinan untuk melihat bagaimana berbagai faktor yang memengaruhi kepuasan karyawan periode waktu yang lebih lama.

Menjalankan survei eNPS membutuhkan sedikit waktu dan upaya di sisi departemen SDM karena terotomatisasi. Tetapi, survei ini akan membantu perusahaan Anda untuk bisa berkembang menjadi lebih baik lagi karena Anda menjadi tahu apa saja yang dirasakan oleh para karyawan yang bekerja di perusahaan Anda. Kepuasan karyawan akan sangat dibutuhkan untuk berkembangnya suatu perusahaan, maka dari itu, perlu diketahui apa saja faktor-faktor yang bisa memengaruhi kepuasan karyawan untuk tetap bekerja di perusahaan Anda untuk waktu yang lebih lama.

Offer Acceptance Rate (OAR) menunjukkan persentase kandidat yang menerima tawaran pekerjaan di perusahaan Anda. Ini adalah ukuran berapa banyak kandidat yang menerima pekerjaan yang ditawarkan. Jika tingkat penerimaan penawaran Anda rendah, maka Anda perlu mencari dan mengevaluasi hal-hal apa saja yang berkemungkinan mengambil andil dalam rendahnya minat kandidat untuk bergabung di perusahaan Anda.

Metrik ini harus dihitung secara konsisten, yaitu hanya menggunakan penawaran resmi untuk kandidat eksternal. Penawaran tidak resmi yang dilakukan biasanya tidak diperhitungkan dalam metrik ini. Yang terpenting adalah, Anda harus tetap konsisten untuk menghitung kandidat yang menerima tawaran pekerjaan di perusahaan Anda agar OAR tetap berjalan.

 

Itulah tadi beberapa recruitment metrics yang bisa memengaruhi dan mengubah teknik hiring Anda. Dengan adanya metrics tersebut, proses rekrutmen Anda akan menjadi lebih mudah, karena setiap metrics akan memberikan hasil dari proses rekrutmen yang Anda jalankan, dengan hasil yang baik atau pun buruk. Selain itu, beradaptasi dengan perkembangan teknologi juga bisa membantu proses rekrutmen menjadi lebih mudah lagi.

Kalibrr adalah hiring platform Recruitment 4.0 yang hadir untuk memudahkan proses rekrutmen Anda. Dengan fitur-fitur yang disediakan oleh Kalibrr, proses rekrutmen akan berjalan selangkah lebih mudah dan menyenangkan. Interface Kalibrr yang user-friendly tidak akan membuat Anda bingung saat menggunakannya. Mari bergabung dengan Kalibrr sekarang!

cta

 

Categories

Tags