Skip to main content
Kalibrr Indonesia bekerja sama dengan BEM Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) kembali mengadakan acara career mentoring.
All About Kalibrr

Start-up Your Career: Cara Mudah Bangun Karir Masa Depan

By Diah Wahyu Asih on October 7, 2019

Yogyakarta, 20 September 2019 - Kalibrr Indonesia kembali mengadakan acara career mentoring. Bekerja sama dengan BEM Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), acara bertema Start-up Your Career ini memiliki tujuan untuk mempersiapkan mahasiswa Yogyakarta yang ingin berkarir di perusahaan start-up

Narasumber yang diundang berasal dari perusahaan Start-up Indonesia diwakili oleh, M. Abie Zaidannas, CEO Pameo; Faris Nahar, Lead (Strategy & Planning) GO-JEK; Andhara Anantara Putra, Senior Business Analyst, Shopee; dan Wening Kiranasasi, Human Resource Senior Associate Kalibrr. Para narasumber ini berbagi pengalaman menarik mereka dalam bekerja di perusahaan start-up. Tidak hanya itu, acara ini juga dibekali informasi mengenai persiapan bagi mahasiswa dalam menghadapi seleksi pekerjaan pada sesi job search class dan job selection preparation class yang dibawakan oleh Kalibrr.

“Banyak pelamar kerja, secara khusus fresh graduate yang kalah bersaing dalam dunia pekerjaan yang semakin kompetitif karena belum tahu cara melakukan personal branding dengan baik `melalui CV atau pun interview kerja.” kata CEO Pameo yang kerap dipanggil Abie.

Menurut Abie Zaidannas, acara Start-up Your Career ini merupakan acara yang unik dengan topik bahasan yang menarik, terutama dengan adanya perubahan iklim pekerjaan. Ia mengatakan bahwa terkadang ekspektasi mahasiswa terhadap suatu pekerjaan dengan realita di dunia kerja dapat berbeda jauh. Secara khusus, Abie Zaidannas menyebutkan bahwa acara seperti ini di Yogyakarta masih diperlukan karena eksposur mahasiswa Yogyakarta terhadap dunia start-up perlu lebih diperluas. 

Berbeda dengan Abie, Faris Nahar selaku Lead (Strategy & Planning) Go-Jek, lebih menyoroti perlunya mahasiswa agar dapat bersaing dalam industri.

If you want to adapt with the industry, we need to adapt with the speed of information.” ujar Faris.

Ia yakin bahwa kunci untuk sukses dalam memulai karir adalah dari kemampuan untuk menyesuaikan diri di tengah pesatnya arus informasi. Menurutnya, jika seseorang mampu bersaing dengan itu, maka Ia akan mudah untuk melihat peluang strategis dan menjadi lebih unggul dari yang lainnya.

Para narasumber ini berbagi pengalaman menarik mereka dalam bekerja di perusahaan start-up.
Para narasumber ini berbagi pengalaman menarik mereka dalam bekerja di perusahaan start-up.

Terakhir pada sesi ini, Senior Business Analyst Shopee, Andhara Ananta Putra, menambahkan bahwa seharusnya mahasiswa sudah harus mempersiapkan karirnya dari semester awal.

“Jangan terlalu fokus mengejar karir di BUMN tapi cobalah untuk memperbanyak pengalaman melalui program internship.” pukas Andhara.

Ia bercerita ketika dirinya masih mahasiswa yang sangat mengimpikan bekerja pada perusahaan konsultan namun hidup tidak sesuai keinginan. Pemuda jebolan Young Leaders Indonesia (YLI) ini juga sempat kecewa karena tidak memiliki banyak pengalaman magang yang menurutnya sangat mempermudah fresh graduates dalam mencari pekerjaan. 

Sesi selanjutnya yaitu job search dan job selection class yang dibawakan oleh Wening Kiranasasi selaku HR Senior Associate Kalibrr. Wening membawakan materi mengenai pentingnya memahami proses rekrutmen dan persiapan diri dalam menghadapi tahap wawancara.

Peserta terlihat sangat memperhatikan infromasi yang disampaikan oleh pembicara.
Peserta terlihat sangat memperhatikan infromasi yang disampaikan oleh pembicara.

“Proses rekrutmen itu proses dua arah, give and take, dimana kita saling mengenalkan diri. Ya kalau anak jaman now bilang itu tahap PDKT (pendekatan).” canda Wening.

Berikutnya, perempuan yang sudah merasakan menjadi HR di perusahaan startup maupun korporat ini menjelaskan apa saja yang harus disiapkan sebelum seorang kandidat datang wawancara. Ia menuturkan sebaiknya kandidat itu meneliti dulu seperti apa culture dan juga memahami bisnis perusahaan tersebut. Lebih jauh lagi, Ia juga berpesan bahwa saat selesai wawancara, ada baiknya jika kandidat bertanya saat diberikan kesempatan serta mengirimkan thank you notes atau ucapan terima kasih melalui pesan singkat ataupun email. Ini supaya rekruter memiliki kesan dan memori yang mendalam terhadap kandidat tersebut.

Nah kira-kira seperti itu keseruan dari acara Start-Up Your Career di Yogyakarta. Buat kamu yang penasaran mau mencoba peluang karir di perusahaan start-up, yuk intip lowongan kerjanya disini

 

Penulis : Bernadeta Cahya Kumala dan Yodhita Maureen R