Skip to main content
Universitas Brawijaya Visit To Kalibrr Indonesia
All About Kalibrr

#BrrTamu ke Kalibrr: Ungkap Rahasia Meraih Karir Impian

By Diah Wahyu Asih on August 6, 2019

 

Jakarta, 5 Agustus 2019 - Kalau beberapa waktu lalu Kalibrr mendatangkan rekan-rekan Perhimpunan Pelajar Indonesia - Australia untuk berkunjung ke IBM-JTI, kali ini giliran Kalibrr yang dikunjungi oleh Eksekutif Mahasiswa (EM) Universitas Brawijaya, Malang. Dalam kesempatan ini, teman-teman EM Universitas Brawijaya dibekali wawasan tentang persiapan karir pasca kuliah. Mulai dari pemaparan mengenai kehidupan menjadi profesional hingga waktu yang tepat untuk mengambil S2.

Bertempat di WeWork Menara Astra, acara langsung dimulai dengan perkenalan Kalibrr oleh Derrel Jeremias Marvianus selaku Partnership Associate. Derrel fokus menjelaskan tentang seluk beluk Kalibrr. Mulai dari sejarah hingga bagaimana Kalibrr dapat menjadi penghubung perusahaan dengan pencari kerja.

Selanjutnya, masuk pada sesi pertama dimana Qurrata Ayun atau yang biasa disapa Aura bersama dengan Zakiyah Az Zahra atau sering dipanggil Sasa, Enterprise Partner Senior Associate Kalibrr, memberikan kiat-kiat untuk mempersiapkan diri menjadi profesional dan menjelaskan bagaimana kehidupan setelah bekerja.

Qurrata Ayun / Aura (kiri) dan Zakiyah Az Zahra / Sasa (kanan) saat menjelaskan perbedaan kehidupan profesional
Qurrata Ayun / Aura (kiri) dan Zakiyah Az Zahra / Sasa (kanan) saat menjelaskan perbedaan kehidupan profesional

“Perusahaan sekarang memiliki standar yang lebih tinggi dari waktu aku masih kuliah. Kalau kamu punya waktu untuk magang, coba dimaksimalkan. Ini sangat berguna sekali karena kamu jadi punya gambaran bagaimana saat berada di dunia pekerja.” Tutur Aura.

Sementara itu, Sasa lebih menyoroti pengalamannya saat memilih pekerjaan. “Saat memilih pekerjaan, yang paling utama adalah kesesuaian kamu dengan budaya perusahaannya. Jadi kalau kamu belum lolos tahap interview jangan langsung berkecil hati karena belum tentu kamu tidak berkualitas tapi bisa jadi memang tidak sesuai dengan budaya kerja perusahaan”. 

Selain itu, Aura juga menambahkan 3 poin penting yang menurutnya dapat membantu fresh graduates dalam mendapatkan pekerjaan. Yang pertama adalah be responsible, dimana kita harus mampu menyelesaikan tugas yang diberikan dengan usaha maksimal kita. Kedua, be independent. Menurutnya, sebagai profesional, sudah seharusnya bekerja dengan independen tanpa harus diberikan pekerjaan terlebih dulu tapi inisiatif dalam bekerja. Terakhir, adalah be understanding. Maksudnya adalah ketika ada kebijakan atasan yang kadang tidak dapat kita terima, cobalah untuk mengerti proses keputusan itu dibuat. Jangan langsung menentang keputusan tersebut, karena belum tentu pendapat kamu itu benar. Intinya kurangi ego dalam bekerja.

Ully Kartika Pertiwi, Enterprise Partner Manager Kalibrr saat menjelaskan cara memilih karir
Ully Kartika Pertiwi, Enterprise Partner Manager Kalibrr saat menjelaskan cara memilih karir

Lanjut pada sesi kedua, Kalibrr memberikan penjelasan bagaimana cara memilih langkah karir yang tepat. Sesi ini dibawakan oleh Enterprise Partner Manager Kalibrr, Ully Kartika Pertiwi. Menurut Ully, ada 5 poin penting dalam memilih karir.

1. Consider Your Preference
Pilihlah karir yang sesuai dengan preferensi Kamu. Apakah sesuai dengan perusahaan yang stabil (korporat) atau fleksibel (startup).

2. Perform and Adapt
Mengerti fungsi dan posisi kamu dalam organisasi dan sesuaikan gaya komunikasi yang harus digunakan. Khususnya jika kamu memilih untuk bekerja pada pekerjaan yang client facing.

3. Keep Improving, Spice Things Up
Perluas jaringan pertemanan kamu. Mulailah dari mengenal orang-orang di divisi lain dalam perusahaan. Selain itu, jangan lupa tingkatkan kemampuan melalui berbagai macam cara yang sudah tersedia. Bisa melalui online course, ikut serta dalam acara-acara pengembangan kemampuan, dan bergabung dalam komunitas.

4. Keep Improving, Do Not Settle
Pada poin ini, mungkin akan lebih baik jika kita memikirkan untuk lanjut belajar S2 jika kita sudah merasa jenuh. Berdasarkan pengalaman Ully, sudah banyak asosiasi maupun lembaga yang memberikan kesempatan untuk mendapatkan gelar S2. Mulai dari beasiswa untuk pengurangan harga maupun yang bersifat full funding.

5. Surround Yourself with Laugh
Terakhir, jangan lupa untuk tertawa. Menurut penelitian Institut Humor Jerman (Deutsches Institut für Humor), tertawa dapat meringankan beban seseorang. Singkatnya, dalam memilih karir, Ully berpesan agar memilih karir yang menyenangkan untuk kamu.

Azzam Izzudin, Presiden EM Universitas Brawijaya (kiri) bersama Diah Wahyu Asih, Partnership Senior Associate Kalibrr (kanan)
Azzam Izzudin, Presiden EM Universitas Brawijaya (kiri) bersama Diah Wahyu Asih, Partnership Senior Associate Kalibrr (kanan)

Di akhir acara, tim Kalibrr juga sempat bertanya mengenai kesan pesan sesi kunjungan kali ini. Azzam Izzudin, Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya mengatakan bahwa kunjungan kali ini sangat membuat rekan-rekan antusias khususnya mereka yang berada pada tingkat akhir kuliah. 

“Saya rasa, acara ini dibawakan dengan sangat baik. Terlihat dari suasana yang kondusif dan antusias teman-teman bertanya untuk masa depan karirnya. Selain itu, konsepnya juga asik, kreatif dan inovatif dalam pembawaan materinya.”

Bagi kamu yang penasaran dengan sistem kerja sama bersama Kalibrr, kamu dapat melihat benefit menjadi partner Kalibrr di sini!