Skip to main content
time to hire banner
Management

Optimalkan time-to-hire untuk Proses Rekrutmen yang Lebih Efisien

By Tanisha Harahap on May 13, 2019

Proses rekrutmen yang lama dan panjang tentu dapat menyebabkan tim rekruter merasa frustasi. Mereka jelas sudah tahu jika proses yang tertunda dikarenakan komunikasi yang berulang-ulang diantara tim HR, hiring managers, dan atasan dari perusahaan sering memperlambat proses rekrutmen untuk tim yang sedang membutuhkan kandidat baru dengan cepat.

Kandidat juga bisa kehilangan minat untuk melamar, atau mungkin menerima penawaran dari perusahan lain dikarenakan proses rekrutmen yang sangat panjang - Anda dapat kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kandidat berkualitas karena hal seperti ini.

Inilah alasan mengapa aspek time-to-hire biasanya menjadi prioritas tim HR di semua proses rekrutmen. Dengan data yang akurat, tim rekruter dapat merekomendasikan ide-ide baru pada atasan mereka yang dapat membantu mempersingkat proses rekrutmen dan mencegah kandidat dengan kualifikasi tinggi untuk mengundurkan diri.

Apa itu time-to-hire?

Time-to-hire bisa disebut sebagai waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan kandidat ke tahap berikutnya dalam proses rekrutmen.

Time-to-hire dapat diukur dari:

  1. Jumlah kandidat yang mendaftar

  2. Waktu yang dibutuhkan rekruter untuk memindahkan kandidat ke proses selanjutnya

Metrik ini biasanya digunakan oleh tim HR untuk mengenali hal-hal yang kurang efisien yang dapat membantu menyelesaikan masalah yang muncul dalam proses rekrutmen, untuk menjanjikan candidate experience yang jauh lebih baik.

Tim rekruter dianjurkan untuk mengetahui perbedaan waktu yang digunakan untuk merekrut 1 kandidat dan rata-rata waktu yang digunakan untuk menyelesaikan seluruh tahap dalam proses rekrutmen. Mempelajari waktu yang dibutuhkan untuk merekrut 1 kandidat dapat membantu tim HR untuk mencari pokok persoalan sebuah lowongan atau tim, sedangkan untuk mempelajari waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk menyelesaikan rekrutmen dapat membantu tim HR mencari isu-isu persoalan yang dapat diteliti lebih dalam lagi.

Fungsi dari fitur ATS yang disediakan oleh Kalibrr dapat membantu Anda untuk melacak persoalan-persoalan yang berpotensi untuk memicu terjadinya keterlambatan waktu dalam rekrutmen secara spesifik, seperti isu-isu dalam: peran, departemen, ataupun tim HR.

Mengapa Anda disarankan untuk melacak dan meningkatkan time-to-hire?

Keuntungan dari melacak time-to-hire dari sebuah proses rekrutmen dapat memberikan gambaran mengenai hal-hal yang dapat mendorong isu yang menyebabkan kandidat untuk mengundurkan diri atau waktu yang lama untuk mengisi lowongan. Dengan data yang sesuai, Anda dapat mulai membuat perubahan untuk meningkatkan proses rekrutmen.

Meningkatkan time-to-hire - dan candidate experience - dapat dimulai dari mempelajari waktu yang dibutuhkan kandidat untuk pindah dari proses sebelumnya ke selanjutnya. ATS dapat membantu Anda untuk meneliti waktu yang dibutuhkan dan memberikan laporan mengenai time-to-hire untuk berbagai fungsi, contohnya: peran pekerjaan, departemen pekerjaan dan periode pekerjaan. Rincian ini dapat memperlihatkan detil permasalahan secara spesifik - contohnya: waktu untuk menyelesaikan decision-making process yang memakan waktu lama atau keterlambatan dalam waktu untuk menyusun jadwal interview.

Bagaimana meningkatkan time-to-hire Anda dapat membantu menambahkan tujuan untuk merekrut?

Peningkatan dalam aspek time-to-hire dapat menyebabkan Efek Riak untuk seluruh proses rekrutmen Anda. Untuk meningkatkan satu aspek - seperti mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk meninjau aplikan - dapat membantu Anda untuk memenuhi syarat dan tujuan proses rekrutmen Anda, dengan membantu Anda untuk merekrut kandidat yang lebih baik dalam waktu yang lebih singkat.


Pastikan Anda mengenali aspek yang menurut Anda tidak efisien dan menghapusnya agar Anda dapat maju untuk mencari kandidat yang lebih berkualitas dengan singkat. Hal ini dapat mengurangi stress dan frustasi, selagi membantu perusahaan Anda untuk menghemat uang dan sumber daya yang dibutuhkan pada setiap proses rekrutmen. Dengan menetapkan fokus terhadap waktu yang diperlukan kandidat untuk menyelesaikan proses rekrutment melalui hiring pipeline, Anda dapat mengenali bahwa adanya oportunitas untuk memajukan pengalaman menjadi yang lebih baik untuk para kandidat, dan juga tim rekruter Anda