Skip to main content
PPI Visit to Tokopedia
Indonesia - Company Insider

#Brrtamu ke Tokopedia: Tunjukkan Kemampuan di Negara Penuh Peluang

By Jeanny Sunjaya on January 16, 2019

Tokopedia Company Visit - 11 Januari 2019

 

Bermula dari hal yang sederhana, Tokopedia bertumbuh menjadi marketplace terbesar di Indonesia di umurnya yang ke-9. Pada kesempatan kali ini, Kalibrr dan mahasiswa dari Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) brrtamu (bertamu) ke Tokopedia Tower untuk mengenalkan Tokopedia secara umum dan perjalanannya hingga menjadi salah satu unicorn Indonesia. Partisipan yang hadir pada acara brrtamu kali ini berjumlah 83 orang, dan registrasi sudah dibuka sejak 45 menit sebelum acara dimulai. Setelah acara dibuka, para mahasiswa PPI diajak berkeliling Lantai 52 untuk sedikit sneak-peak suasana Tokopedia.

 

Lounge Lt. 52 Tokopedia
Lounge di Lantai 52 Tokopedia Tower

 

Pada sesi Office Tour ini, Tim Kalibrr berkesempatan untuk sedikit bincang-bincang dengan Ibu Fitri Naviati, selaku Recruitment and Employer Branding - Senior Lead untuk Tokopedia. Ibu Fitri sangat menekankan misi Tokopedia untuk pemerataan ekonomi melalui teknologi. Undangan untuk para anggota PPI ini juga untuk menekankan peluang untuk berkontribusi dalam pemerataan ekonomi di Indonesia dan excitement untuk berkarir di Indonesia.

 

“Tentunya di Tokopedia akan ada banyak proyek yang seru untuk dikerjakan.” ujar Ibu Fitri. “Untuk bergabung menjadi salah satu Nakama kami, experience dalam bentuk internship dan organisasi nggak kalah penting dari pencapaian akademik.

 

Fitri Naviati
Fitri Naviati, Recruitment and Employer Branding Senior Lead

 

Ibu Fitri juga memberi bocoran mengenai persiapan wawancara. “Kamu juga harus ingat untuk selalu riset, riset, riset tentang Tokopedia, atau ke perusahaan mana saja yang kamu tahu. Kamu riset untuk tahu apa yang perusahaan itu harapkan darimu. Saat interview pun, ada baiknya juga kalau kamu punya ide-ide segar yang bisa dibawa.”

 

Acara selanjutnya dibawakan oleh bapak Yusin Liauw, selaku Organization Development Senior Lead.

 

Yusin Liauw
Yusin Liauw, Organization Development & People Information System Senior Lead

 

Bapak Yusin menjelaskan tentang sedikit gambaran tentang organizational structure dalam Tokopedia, yang dalam posisi C-level, dibagi dalam tujuh bagian—atau tribe. Business yang berfokus dalam membangun hubungan partnership dan mengembangkan bisnis Tokopedia. Finance yang saat ini sedang memiliki proyek besar dalam bidang fintech, membangun relasi dengan investor dan hadir untuk memberikan financial sustainability bagi Tokopedia. Marketing, yang walaupun masih dalam ranah bisnis, tapi merupakan tribe yang fokusnya komunikasi produk ke publik. People untuk internal service experience, seperti yang ditekankan Ibu Fitri dan Bapak Yusin bahwa aset terbaik Tokopedia adalah para Nakama, dan harus dijaga sebaik-baiknya.

 

Partisipan 1
Salah satu anggota PPI bertanya dalam sesi tanya-jawab

 

Dalam sisi teknologi, Tokopedia juga membagi dalam tribe besar yang fokus pada Product yang bertujuan untuk membuat user experience yang lebih baik. Technology & Data Office sebagai tim yang membangun dan memajukan teknologi Tokopedia, dan tentunya didukung oleh Operation untuk experience terbaik.

 

Presentasi selanjutnya dibawakan oleh Bapak Herman Widjaja selaku VP of Engineering. Sebagai sesama lulusan luar negeri seperti mahasiswa PPI yang hadir hari ini, beliau yang pernah meniti karir di Microsoft, Amazon, dan Google Android menceritakan pengalaman hidupnya sampai ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

 

Herman Widjaja
Herman Widjaja, VP of Engineering

 

Gue merasa harus kembali.” Bapak Herman menekankan bagian tersebut dalam sesi presentasinya. Menyadari bahwa Indonesia tidak lagi seperti tahun 2002 saat Bapak Herman baru lulus kuliah, karir seseorang di bidang teknologi, khususnya programming, sulit sekali didapatkan di Indonesia. Berbeda dengan sekarang; Indonesia, bagi beliau, adalah sebuah land of opportunities. “Kalian sekarang akan lulus di saat yang sempurna. Sekarang ini adalah waktunya untuk kembali ke Indonesia dan membesarkan bangsa ini.

 

Bagi Bapak Herman, yang terpenting dalam perjalanan Tokopedia—baik sejak dulu sampai ke depannya—adalah focus on consumer dengan growth mindset dibarengi dengan continuous integration.

 

Partisipan saat presentasi
Para anggota PPI Dunia mendengarkan pada sharing session

 

Bapak Herman juga bercerita tentang 9 tahun perjalanan Tokopedia, hingga kini telah mempertemukan 90 juta pelanggan dan 5 juta merchant per bulan. Beliau juga menambahkan  bahwa 70 persen dari 5 juta merchant ini adalah wirausahawan baru. “Dimulai dari awal yang sederhana, Tokopedia telah berhasil membangun ekosistemnya sendiri setelah aktif digunakan 1 dari 3 penduduk Indonesia, yang menurut saya, sangat baik.”

 

Acara berlangsung dengan meriah, hingga tak terasa bahwa brrtamu hari ini sudah tiba di penghujung acara. Dalam sesi networking bersama dengan para anggota PPI, Kalibrr berkesempatan untuk bertemu dengan beberapa teman-teman PPI untuk bertanya mengenai kesan-kesan dalam acara brrtamu ke Tokopedia kali ini.

 

Networking Session
Partisipan dalam acara #brrtamu ke Tokopedia di 11 Januari

 

Awalnya sih, aku ikut acara ini karena memang tertarik dengan bidang e-commerce. Seperti yang kita tahu, Tokopedia itu memang yang terbesar di Indonesia dalam bidang e-commerce.Matthew Reuben Ma, murid semester pertama dari HKUST yang merupakan anggota PPI Hong Kong, berkomentar selagi tertawa. “Kalau sudah begini jadi lebih tertarik ke Tokopedia daripada e-commerce lainnya. Visinya cocok banget sih sama aku. Sudah melebihi ekspektasi, speakers yang bicara hari ini juga berkesan banget. Apa yang dibicarakan hari ini benar-benar membawa belief yang tulus banget, jadinya menarik sekali. Sering-sering adain acara kayak gini ya, Kalibrr!”

 

Kami juga sempat bertemu dengan Siva Tamara, alumni PPI Belfast yang baru saja menyelesaikan jenjang master degree dalam bidang hukum dan memutuskan untuk kembali ke Indonesia. “Wah, kalau namanya Tokopedia sih, semua orang pasti tahu deh. Memang lagi booming di Indonesia. Aku juga penasaran sih, sebagai fresh graduate yang baru banget lulus dan pengen tahu rasanya kerja di Indonesia itu bagaimana.”

 

Ibu Siva juga bercerita banyak tentang pengalamannya mencari kerja sebelum-sebelumnya. Waktu networking dan kesempatan mendapatkan kartu nama dari para karyawan, juga dengan rasa nyaman di kemudian hari untuk follow-up setelah melakukan aplikasi. “Tentu saja kita bisa selalu riset perusahaan lewat internet, tapi tetap rasanya beda, sih. Acara kali ini membantu banget buat kita-kita yang kuliah di luar negeri dan bingung waktu balik ke Indonesia, jadi kita pergi dengan sudut pandang lain, sebagai insight baru. Sejauh ini, ini acara paling useful yang pernah saya datangi.” ujar Siva sambil tersenyum kecil. “Sejujurnya aku juga kaget karena Kalibrr bisa menjaring PPI sampai ke Belfast, perfect banget deh!”

 

Terima kasih untuk teman-teman PPI yang sudah hadir dalam acara brrtamu hari ini. Sampai jumpa, semoga kita bisa brrtamu bersama dalam kesempatan lain lagi!

 

Kalau kamu tertarik untuk bekerja di Tokopedia, selalu ada kesempatan untukmu menjadi Nakama DI SINI!

 

Group Photo End
Thank you!

 

Jeanny Sunjaya

My hobby is diving into random Wikipedia page.