Skip to main content
BNEC visit ke Shopee
Indonesia - Company Insider

Sehari bersama Shopee: Terus Mengejar Meraih Kesuksesan

By Diah Wahyu Asih on September 9, 2018

Apa yang membuat Shopee mampu menyusul ketertinggalan start di tengah maraknya e-commerce di Indonesia?

Pada hari Selasa, 18 September 2018 lalu, Kalibrr bersama Bina Nusantara English Club (BNEC) menyelenggarakan acara company visit ke Shopee Indonesia. Bertempat di Pacific Century Place SCBD, Jakarta Selatan, tim Shopee memandu 50 peserta berkeliling kantor Shopee untuk merasakan langsung seperti apa rasanya bekerja di perusahaan dengan total karyawan 3000 orang itu. Dimulai dari ruang tunggu resepsionis, ruang kerja, ruang meeting, meja billiard, hingga pantry; semuanya memberikan kesan yang fancy dan juga cozy.

“Untuk acaranya menarik banget, waktu office tour kita bisa liat-liat kantor Shopee yang keren, fasilitasnya juga keren banget, jadi dapet insight gimana kerjanya perusahaan startup kayak Shopee gini” ujar Adella Fernanda, salah satu peserta dari BNEC.

Peserta yang dipandu tim Shopee saat office tour
Peserta BNEC yang sedang dipandu oleh tim Shopee saat office tour

Head of HR Shopee, Jenie Lim saat memberikan sambutan
Head of HR Shopee, Jenie Lim, saat memberikan sambutan.

Setelah office tour, peserta disambut oleh Head of HR Shopee, Jenie Lim, yang kemudian dilanjutkan dengan sharing session oleh tim HR Shopee yang membedah lebih jauh tentang organisasi di Shopee. Tak ketinggalan juga mereka mengulas apa saja hal yang dapat membuat Shopee terus berkembang dan tidak ketinggalan seiring perkembangan industri e-commerce yang begitu pesat.

Salah satu tim HR Shopee, Egtheasilva Artella atau yang sering disapa mbak Tessa, menuturkan bahwa Shopee memang terlambat memulainya, karena di tahun 2015 e-commerce sudah cukup berkembang dan di tahun itu Shopee baru muncul. Akan tetapi, dengan terus bergerak maju dan menjunjung tinggi value-value yang diterapkan, Shopee berhasil menjadi salah satu e-commerce terbesar di Indonesia.

Perkembangan Shopee memang patut diakui. Berdasarkan hasil riset Snapcart di tahun 2018, 37% responden yang mendominasi e-commerce menjawab paling sering berbelanja melalui Shopee. Peringkat berikutnya disusul oleh Tokopedia dengan 25% dan Lazada 20%. Dari segi frekuensi belanja, hasil responden menunjukkan bahwa Shopee adalah e-commerce dengan frekuensi belanja tertinggi (29%), disusul oleh Tokopedia (22%) dan Lazada (10%).

Mas Agung saat sedang membawakan sesi Training and Development
Mas Agung saat membawakan sesi Training and Development

Berlanjut ke perbincangan mengenai Training and Development, tim Shopee menuturkan bahwa karyawan adalah aspek yang paling penting dalam perkembangan Shopee. “Di Shopee, salah satu aset terbesar adalah karyawannya. Jadi kita develop mereka, mereka juga develop perusahaan. We give our best to them, then they will give their best effort to us.” ujar mas Agung yang merupakan HR Learning and Development Lead di Shopee.

Tak ketinggalan, tim Shopee pun mengatakan bahwa mereka sangat terbuka terhadap talenta-talenta terbaik dari berbagai latar belakang. Mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh Shopee, mbak Tessa mengungkapkan bahwa mereka sangat terbuka dengan anak-anak yang berpikir out of the box, problem solver, memiliki antusias tinggi, dan mampu memimpin untuk memberikan dampak nyata. Mereka pun membeberkan peluang magang dan pekerjaan yang sedang dibuka oleh Shopee. Bagi kalian yang juga tertarik untuk bekerja atau magang di Shopee, silahkan ajukan lamaran kalian di sini.

Mbak Tessa menerima penghargaan dari mahasiswa Binus
Mbak Tessa menerima penghargaan dari mahasiswa Binus.

Meskipun company visit ini adalah pertama kalinya Shopee menerima tamu dari kalangan mahasiswa, acara berjalan sukses dan lancar. Tanggapan peserta pun cukup positif; beberapa diantaranya terlihat antusias dan excited sepanjang berlangsungnya acara. “Pas kita keliling ke beberapa tempat, 17 orang yang bareng saya cukup excited. Saya nggak tahu yang lain excited juga atau enggak, tapi saya rasa 17 orang excited, yang lain juga sama” ujar mas Agung.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kevin Hendrawan, salah satu peserta dari BNEC, “tentunya sangat bermanfaat ya kak, jadi udah ada gambaran kalau kerja di Shopee kayak gimana. Terus saya walaupun masih semester 1 jadi bisa liat company-company besar gitu kerjanya kayak gimana. Dan membuat saya jadi ada keinginan untuk kerja di startup. Untuk acaranya udah menarik sih menurutku, gak boring, kalau nanti mau diadakan lagi acara seperti ini pasti aku ingin ikut lagi.”