Skip to main content
Media Sosial Untuk Job Hunting
Job Search Tips

5 Tips Menggunakan Media Sosial Untuk Job Hunting

By Dwi Fitria Aprilianti on July 24, 2018

Sibuk follow akun-akun gosip seputar seleb dan meme lucu atau rajin update Instagram stories yang isinya keluhan panjang lebar soal kantor dan rekan kerja?

Mungkin kamu harus pikir-pikir ulang saat posting konten atau follow akun di media sosialmu, karena ternyata bukan cuma kamu yang perlu riset terlebih dulu soal perusahaan dan HR manager yang akan mewawancaraimu. Menurut survey CareerBuilder di tahun 2017 lalu, 70% rekruter kini juga menggunakan media sosial untuk menyeleksi kandidat, lho. Berikut 8 tips yang bisa kamu gunakan untuk menampilkan image positif di media sosial dan membantu pencarian kerjamu!

1. Atur Privacy Akun Media Sosial

Pertama-tama, tentukan dulu privacy akun media sosialmu.

Ponsel dan pengaturan privacy akun media sosial
Atur privacy akunmu terlebih dulu

Kamu bisa mengatur agar konten di media sosialmu bersifat private atau membuat post-post tertentu hanya dapat dilihat oleh teman terdekat dengan menggunakan fitur “Friends” di Facebook atau “Close Friends” di Instagram. Kalau kamu ingin membiarkan akunmu tetap public, sebaiknya kamu…

2. Jaga Profesionalitas Image

Profesionalitas di media sosial bisa ditunjukkan melalui banyak hal. Upload foto diri yang sesuai dan gunakan nama aslimu di manapun -- karena 22% rekruter cenderung tidak merekrut kandidat yang display name-nya hanya berupa nickname atau terdengar tidak profesional.

Seorang perempuan sedang mengelola konten yang dia bagikan di media sosial
Kelola konten yang kamu bagikan dengan teman-temanmu

Menjaga profesionalitas juga bukan berarti menghapus konten atau akun media sosialmu karena takut dikepoin rekruter, karena 57% rekruter cenderung tidak akan mengundang kandidat untuk wawancara jika mereka tidak dapat menemukan profil online kandidat di manapun. Yang harus kamu lakukan adalah mengelola konten yang akan dipost, bukan menghapus.

3. Ciptakan Personal Branding

Personal branding adalah cara terbaik untuk menunjukkan identitas dan kelebihan diri.

Profil Linkedin yang profesional
Buat personal branding yang memperkenalkan aspirasi, keahlian, dan pengalamanmu

Tambahkan keahlian dan rekomendasi, plus keyword yang akan membuat profilmu mudah dicari. Tambahkan juga biodata singkat yang menjelaskan siapa kamu dan titel profesional yang kamu miliki.

4. Buat Koneksi

Mulai lakukan networking dan jalin hubungan dengan profesional-profesional lain di industri yang relevan atau bahkan di perusahaan yang kamu lamar.

Seorang perempuan sedang mengobrol dengan rekannya
Jalin hubungan untuk memperluas koneksimu

Aktiflah di media sosial dengan post komentar atau membagikan artikel untuk menunjukkan bahwa kamu pribadi yang proaktif, tapi pastikan dulu konten yang kamu bagikan mendukung image yang ingin kamu buat. Rajin mengikuti update terkait topik-topik tertentu juga dapat memperlihatkan kepribadian dan kesesuaianmu dengan budaya perusahaan.

5. Tunjukkan Profil Media Sosial

Profil media sosial adalah representasi dirimu, jadi jangan lupa untuk mencantumkan link profilmu di CV, cover letter, ataupun signature email.

 

Masih mencari informasi lowongan pekerjaan? Cek halaman Kalibrr berikut dan dapatkan peluang kerja di perusahaan-perusahaan terbaik Indonesia!